Warga Sangihe Rayakan Tulude Sebagai Warisan Leluhur
- 02 Feb 2026 18:25 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Pemerintah dan masyarakat Sangihe rayakan pesta adat Tulude 2026 dengan khidmat, sakral, dan penuh sukacita, Sabtu (31/1/2026).
Prosesi adat yang sarat makna ini menjadi momentum spiritual dan budaya bagi masyarakat Sangihe dalam mensyukuri perjalanan sejarah panjang daerah yang telah memasuki usia lebih dari enam abad.
Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian peringatan HUT daerah ke-601 dapat dilaksanakan bersamaan dengan upacara adat Tulude tahun 2026 dalam suasana penuh kebersamaan dan pengharapan.
"Tentunya patut kita naikan Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena kita semua boleh berkumpul bersama dalam peringatan HUT daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang ke-601 tahun sekaligus mengikuti prosesi upacara adat Tulude tahun 2026," ujar Bupati.
Ia juga menyinggung cuaca yang sangat mendukung pelaksanaan acara. Menurutnya, dari beberapa kali mengikuti Tulude, pelaksanaan tahun ini merupakan salah satu yang terbaik dari sisi kondisi alam.
"Kita bersyukur didukung cuaca yang baik diberkati Tuhan, Terima kasih kepada seluruh tim doa yang sejak minggu lalu hingga hari ini terus mendoakan tempat dan jalannya acara ini," ungkapnya.
Bupati menegaskan bahwa Tulude bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan peristiwa budaya yang sakral dan bermakna, khususnya bagi masyarakat Sangihe.
"Acara Adat Tulude ini adalah ungkapan sujud dan syukur kepada Tuhan atas penyertaan-Nya sepanjang perjalanan hidup, sekaligus ruang perjumpaan batin antara manusia, alam, dan warisan leluhur dalam menyongsong masa depan dengan penuh pengharapan," katanya.
Tema yang diangkat pada acara Tulude yakni "Pempahuliage Sularungu Alamate Kakendage Ghenghonalangi", yang berarti Bersukacita Dalam Berkat dan Rahmat Tuhan. Tema tersebut mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai sukacita secara utuh dan dewasa.
Kegiatan yang digelar di halaman Rumah Jabatan Bupati dengan nuansa adat khas Tampungang Lawo Sangihe tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H., Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Ketua dan Sekretaris TP PKK, perwakilan Forkopimda Provinsi Sulawesi Utara.
Selain itu Forkopimda Kabupaten Sangihe, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sekretaris Daerah beserta jajaran, instansi vertikal, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, para mantan Bupati dan Wakil Bupati Sangihe, serta masyarakat dari berbagai wilayah. (Anthon)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....