Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh Ditekankan di Bulan Sya'ban
- 29 Jan 2026 22:21 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Bulan Sya’ban menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan amalan ibadah sunah, salah satunya melalui puasa Ayyamul Bidh yang memiliki keutamaan dan pahala besar.
Puasa Ayyamul Bidh merupakan puasa tiga hari dalam setiap bulan Hijriah yang dikenal sebagai hari-hari putih atau terang, bertepatan dengan fase bulan purnama.
Secara umum, puasa ini dianjurkan pada tanggal 13, 14, dan 15 Hijriah, namun pelaksanaannya tidak bersifat wajib dan dapat disesuaikan dengan kondisi umat.
Ustad Hanif Syairafi Wiratama, S.Pd, Da’i Utusan Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LDK PP Muhammadiyah), menyampaikan hal tersebut dalam Acara Mimbar Agama Islam di Programa Satu RRI Tahuna, Kamis (29/1/2026).
Ia mengutip hadis riwayat Bukhari yang menjelaskan wasiat Rasulullah SAW kepada umatnya agar tidak meninggalkan puasa tiga hari setiap bulan, sholat Dhuha, dan sholat Witir.
Dalam riwayat lain, Aisyah RA menyebutkan bahwa Rasulullah SAW melaksanakan puasa tiga hari setiap bulan tanpa menentukan hari tertentu, sebagaimana diriwayatkan At-Tirmidzi.
Selain itu, Ibnu Abbas RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW tetap melaksanakan puasa Ayyamul Bidh baik ketika bermukim maupun dalam perjalanan, sebagaimana hadis riwayat An-Nasa’i.
"Terkait waktu pelaksanaan, puasa tiga hari setiap bulan dapat dilakukan kapan saja dalam bulan Hijriah, tidak harus selalu bertepatan dengan tanggal 13, 14, dan 15,"tambahnya.
Ustad Hanif menegaskan, puasa tiga hari setiap bulan bernilai seperti berpuasa sebulan penuh, setara puasa sepanjang tahun jika dilakukan rutin, serta mampu menenangkan hati dan membersihkan jiwa.(Azizah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....