RSUD Liunkendage Tahuna Hadirkan Therapy Hiperbarik
- 28 Jan 2026 17:57 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - RSUD Liunkendage menghadirkan inovasi pelayanan terapi oksigen (HIPERBARIK) untuk menangani pasien dengan gangguan akibat penyelaman. Salah satu pasien, Tn. J.M (41), datang dengan keluhan nyeri otot pada kedua kaki dan tangan, pusing, serta rasa tidak nyaman di perut.
Berdasarkan riwayat, pasien melakukan penyelaman hingga kedalaman 20 meter, kemudian naik ke permukaan dalam waktu singkat dan langsung menyelam kembali hingga 30 meter selama sekitar dua jam. Sekitar satu jam setelah naik ke permukaan, keluhan mulai dirasakan.
| Baca juga: Waspadai Stroke Pada Usia Muda |
Pasien kemudian menjalani terapi HIPERBARIK selama dua jam. Hasilnya, kondisi umum pasien menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan sebelum terapi.
Pihak rumah sakit mengimbau masyarakat, khususnya penyelam, agar segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala seperti mati rasa, pusing, lumpuh, batuk, atau kesemutan setelah menyelam. Penanganan di RSUD Liunkendage dilakukan dalam waktu kurang dari delapan jam untuk mendapatkan hasil terapi yang optimal.
Diketahui, Hiperbarik adalah metode terapi medis dengan cara memberikan oksigen murni (100%) kepada pasien di dalam ruang bertekanan tinggi (lebih tinggi dari tekanan udara normal). Terapi ini disebut Terapi Oksigen Hiperbarik (TOHB).
Terapi hiperbarik digunakan untuk penyakit akibat penyelaman (decompression sickness), keracunan karbon monoksida. Disamping itu juga untuk luka sulit sembuh (misalnya pada penderita diabetes), infeksi tertentu, dan cedera jaringan akibat kurang oksigen.
Adapun manfaat utama dari terapi ini adalah mengurangi nyeri dan peradangan, mempercepat pemulihan jaringan, memperbaiki kondisi saraf dan otot. Selain itu juga berguna untuk meningkatkan kondisi umum pasien.
Singkatnya, hiperbarik membantu tubuh “bernapas lebih baik” dari dalam, terutama pada kondisi darurat seperti gangguan akibat penyelaman. (Arsitini)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....