Pakaian Adat Laku Tepu Simbol Identitas Budaya Sangihe

  • 28 Jan 2026 06:28 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Pakaian adat khas masyarakat kepulauan Sangihe yang dikenal sebagai Laku Tepu terus  mendapatkan perhatian di tengah upaya pelestarian budaya lokal.

Budayawan Muda, Hermanto Mohonis, kepada rri.co.id, mengatakan  Laku Tepu bukan sekadar pakaian, tetapi juga simbol nilai historis dan sosial, yang mencerminkan keunikan masyarakat Sangihe dalam mempertahankan tradisi di era modern.

“Laku Tepu merupakan busana tradisional yang dipakai oleh masyarakat Sangihe, dipandang sebagai simbol kebanggaan dan identitas kultural masyarakat," ujar Hermanto

Pakaian ini biasa dikenakan dalam berbagai kegiatan budaya dan upacara adat, seperti perayaan Tulude  maupun festival seni budaya.

Laku Tepu memiliki ciri khas berupa baju terusan panjang yang dipakai oleh pria dan wanita dengan model yang hampir sama, namun bagi wanita  dibagian bawahnya dilengkapi dengan kain yang di sebut balri.

Baju adat Laku Tepu juga sering dipilih sebagai bagian dari penampilan dalam acara resmi dan publikasi budaya, baik daerah maupun nasional, untuk mengangkat warisan budaya kepulauan Sangihe.

Hermanto berharap, masyarakat Sangihe lebih khusus generasi muda tidak hanya mengenal laku tepu , tapi juga bangga memakainya dan menjadikannya bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan hanya saat acara adat.(Herlien)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....