Kisah Martir Floribert, Teladan Ketaatan Iman Umat

  • 22 Jan 2026 05:04 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Penyuluh agama Katolik, Febiyola Silangen, mengajak umat meneladani ketaatan iman melalui kisah martir Floribert Bwana Chui. Pesan tersebut disampaikan dalam Mimbar Agama Khatolik di Prosatu Tahuna

Silangen menjelaskan Floribert lahir di Goma, Kongo, wilayah rawan konflik dan korupsi. Floribert bergabung Komunitas Sant'Egidio saat menempuh studi di Universitas Goma.

Dalam komunitas itu, Floribert mendengarkan suara Tuhan melalui Injil dan pelayanan kasih. Ia peduli kaum miskin serta anak jalanan sebagai wujud ketaatan iman Kristiani.

Sebagai petugas Bea Cukai, Floribert hidup jujur dan menolak berbagai upaya suap.Ia dibunuh pada 2007 karena menolak distribusi makanan busuk bagi masyarakat miskin.

Beatifikasi Floribert dilaksanakan Minggu, 15 Juni 2025, di Basilika Santo Paulus Roma. Kardinal Marcello Semeraro menyebut Floribert guru harapan yang mengalahkan kejahatan dengan kebaikan.

Febiyola mengutip Paus Fransiskus tentang ketaatan Floribert terhadap firman Tuhan. Ia membandingkan keteladanan Floribert dengan Raja Saul yang ditegur karena pembangkangan.

Menurut Febiyola, umat kerap seperti Saul, mengikuti kehendak sendiri dan mengabaikan perintah Tuhan.

Ia mengajak umat rendah hati, patuh kehendak Tuhan, karena ketika kita melakukan kehendak Tuhan maka Tuhan akan memberikan kepada kita berkat yang melimpah. (Arsitini)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....