Gangguan Berkemih Pada Orang Tua Jangan Diabaikan
- 31 Agt 2025 20:57 WIB
- Tahuna
KBRN, Tahuna : Gangguan buang air kecil atau gangguan berkemih pada lansia bukanlah hal sepele. Masalah ini bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang serius. Hal ini disampaikan oleh Dokter Aprikonus Loris, Sp.PD, Direktur RSD Liunkendage Tahuna sekaligus Ketua IDI Cabang Sangihe.
Menurut Dokter Loris, ada empat penyebab gangguan berkemih pada orang tua yang perlu diwaspadai.
Yang pertama, Infeksi Saluran Kemih (ISK). Infeksi bisa terjadi di seluruh bagian saluran kemih, mulai dari ginjal, ureter, kandung kemih, hingga uretra. Gejalanya bervariasi, mulai dari nyeri saat buang air kecil, sering ingin berkemih, hingga sulit buang air kecil.
“Pada lansia, gejala umum bisa berupa kebingungan, lemas, bahkan sampai kehilangan kesadaran,” jelasnya.
Peyebab kedua, Kandung Kemih Terlalu Aktif (Overactive Bladder). Kondisi ini bisa disebabkan oleh infeksi, batu, atau tumor di kandung kemih maupun saluran kemih. Gejala utamanya adalah sering buang air kecil secara tiba-tiba dan tidak tertahankan.
Sementara yang ketiga adalah Pembesaran Prostat Jinak. Khusus pada pria dewasa, pembesaran prostat bisa menyebabkan gejala berupa sering berkemih, rasa tidak tuntas setelah berkemih, bahkan hingga retensi urin yang memerlukan pemasangan kateter atau operasi.
Ia menjelaskan penyebab ke empat ialah Penyakit Sistemik dan Efek Obat-obatan. Penyakit seperti diabetes dan stroke bisa memengaruhi saraf yang mengatur fungsi saluran kemih. Obat-obatan seperti diuretik juga dapat memicu frekuensi berkemih meningkat.
Dokter Loris mengatakan pentingnya konsultasi ke dokter jika muncul gejala-gejala tersebut.
"Penanganan dini dapat mencegah komplikasi serius yang bisa membahayakan kesehatan lansia,"jelasnya. (Arsitini)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....