Kekuatan Doa dan Iman dalam Mukjizat Kesembuhan

  • 25 Feb 2025 00:33 WIB
  •  Tahuna

KBRN, Tahuna, : Penyuluh Agama Katolik, Veronica Esti Rantesalu saat mengisi acara Mimbar Agama Katolik di RRI Prosatu Tahuna, Senin, (24/2/2025), memberi tema renungannya, Tuhan Sumber Kebijaksanaan.

"Kisah Injil saat ini menceritakan seorang Ayah yang melakukan segala cara untuk menyembuhkan anaknya dari kerasukan roh yang membuatnya bisu. Yesus adalah harapan terakhirnya agar anaknya sembuh." kata Rantesalu.

Rantesalu mengungkapkan dalam kegundahan Ayah dari anak yang kerasukan itu, ia meminta tolong Yesus untuk berbuat sesuatu. Karena belas kasihanNya Yesus mengusir roh dalam tubuh anak itu dan sembuh.

"Murid - murid Yesus bertanya mengapa mereka tidak dapat mengusir roh dan Yeus menjawab, jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan doa." Ucap Rantesalu.

Rantesalu menjelaskan, murid - murid Yesus merasa terlalu percaya diri pada kekuatan mereka untuk mengusir roh namun gagal. Yesus mengingatkan untuk berdoa.

"Doa bukan sekedar kata - kata namun merupakan ungkapan iman dan kebergantungan pada kuasa Allah, doa adalah bentuk keyakinan manusia pada kehendak Allah." ucap Rantesalu.

Doa itu menyangkut wilayah spiritual artinya perkataan kita tidak sebatas soal tubuh dan rasa tetapi menyangkut roh kita yang terhubung dengan yang Ilahi.

"Tak jarang orang - orang sibuk dengan yang nampak, manusia kadang tak peduli dengan roh atau bagian diri yang tak kelihatan. Bagian rohani dan spiritualnya tidak diolah." tutur Rantesalu.

Melalui peristiwa ini Yesus menggarisbawahi kekuatan doa dalam kehidupan orang beriman.

"Mukjizat akan terjadi jika kita memiliki iman yang tidak ragu - ragu dalam menghadapi tantangan dan pergumulan, kita harus ingat tidak ada yang mustahil bagi Allah." Ucap Rantesalu. (Herlien).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....