Muhasabah Diri Artinya Menghitung Diri

  • 14 Mar 2026 16:46 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna – Muhasabah diri artinya menghitung diri, evaluasi diri atau introspeksi diri. Yang dihitung adalah semua amal perbuatan kita. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui kebaikan dan kekurangannya. Kelebihan atau kekurangan ibadah yang sudah dilakukan.

Hal tersebut dikatakan ustad Sain Lawendatu saat menjadi narasumber dalam dialog ramadhan bersama prosatu RRI Tahuna live dari mesjid Al-Fitra Kampung Beha Kecamatan Tabukan Utara Rabu, 11 Maret 2026.

“Dengan mengetahui itu, ibarat kita mau ke dokter, mau check up, kita dapat mengetahui apa kita pesakit. Sehingga kita berusaha untuk mencari obat penyembuhnya. Dengan mengetahui kekurangan-kekurangan kita sendiri, kita juga insyaallah akan menemui cara untuk memperbaikinya,”ujarnya.

Menurutnya, tujuan lainya adalah untuk meningkatkan iman dan amal dihadapan Allah SWT. Apa dasarnya? Yang pertama, Hasibu anfusakum qabla antuhasabu artimya hitunglah dirimu sebelum engkau dihitung oleh amal perbuatanmu.

Di dalam Al-Quran juga Allah SWT sudah menyatakan sesungguhnya Allah tidak mengubah nasib suatu kaum atau nasib seorang sebelum kaum atau orang itu mau merubah nasibnya sendiri.

“Jadi itu tujuan dan fungsi daripada muhasabah atau menghitung diri kita sendiri. Setiap diri ini harus melakukan itu,”ucapnya.

Dikatakan ustad, seorang hamba harus melakukan muhasabah diri atau evaluasi setiap malam sebelum waktu tidur. Dengan bertanya pada diri sendiri berapa amalan baik yang sudah dilakukan dan adakah keburukan yang dilakukan agar bisa disempurnakan atau diperbaiki.

“Jangan bertanya kepada orang lain, bertanya kepada diri sendiri. Hari ini amal baik berapa? Atau seberapa besar kebaikan yang saya lakukan? Kemudian adakah keburukannya yang saya lakukan? Pasti ada, ditimbang. Kalau ada kebaikan ditingkatkan, ada keburukan kekurangannya diperbaiki atau disempurnakan,”kata ustad.

Lanjut dikatakan, amal ibadah apa yang pertama dan utama yang dihitung dalam hidup adalah sholat Rasulullah s.a.w. bersabda yang artinya kata Rasulullah, amal perbuatan yang pertama dihisap atau dihitung oleh Allah pada hari Qiyamah bagi seorang hamba adalah sholat. (Ac)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....