Lima Hal Menjadi Pengkhianatan Bagi Doa Sendiri Menurut Ustad Jamaludin
- 09 Mar 2026 06:24 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Doa merupakan senjata bagi orang mukmin. Setiap doa yang dipanjatkan tentu disertai harapan agar Allah mengabulkan setiap hajat dan permintaan hamba-Nya.
Hal tersebut disampaikan Ustad Jamaludin dalam program Kultum di Prosatu Tahuna. Dalam tausiyahnya, ia menegaskan bahwa setiap doa yang dipanjatkan pasti didengar oleh Allah.
“Doa yang kita panjatkan pasti Allah dengar dan kabulkan. Permasalahannya bukan pada Allah, tetapi pada diri kita sendiri,” ujar Ustad Jamaludin.
Menurutnya, sering kali manusia justru mengkhianati doa yang ia panjatkan. Seseorang meminta sesuatu kepada Allah, namun perbuatannya tidak sejalan dengan doa tersebut.
Ustad Jamaludin menguraikan lima hal yang menjadi bentuk pengkhianatan terhadap doa sendiri.
Pertama, meminta rezeki tetapi tidak mau berusaha. Padahal, Allah telah menyiapkan rezeki bagi setiap makhluk di bumi. Manusia hanya perlu berikhtiar dan menjemputnya sesuai kemampuan dan profesinya masing-masing.
Kedua, meminta ilmu tetapi tidak mau belajar. Jika seseorang ingin diberikan ilmu oleh Allah, maka usaha yang harus dilakukan adalah belajar dengan sungguh-sungguh.
Ketiga, meminta kesehatan tetapi melakukan hal-hal yang justru mendatangkan penyakit.
Keempat, meminta anak yang saleh tetapi tidak mau mendidik. Setiap orang tua tentu menginginkan anaknya menjadi anak yang saleh, namun hal itu tidak akan terwujud tanpa pendidikan, arahan, serta teladan dari orang tua.
Kelima, meminta surga tetapi melakukan amalan yang mengarah ke neraka.“Seharusnya orang yang meminta surga kepada Allah juga berusaha melakukan amalan yang membawa dirinya menuju surga,” tutupnya.(Arsitini)