Keutamaan Doa, Inti Ibadah Orang Beriman
- 05 Mar 2026 13:22 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Keutamaan doa menjadi pengingat penting bagi umat Islam dalam menjalani ibadah, khususnya di bulan suci Ramadhan. Hal tersebut disampaikan H. Bambang Nugroho Putro, S.P dalam Kultum Siaran Khusus Ramadhan 1447 Hijriah di Pro 1 RRI Tahuna, Kamis 5 Maret 2026.
Dalam tausiyahnya, H. Bambang menegaskan bahwa doa merupakan ibadah yang agung dan mulia. Bahkan Rasulullah SAW menyampaikan bahwa doa itu adalah ibadah kepada Allah SWT.
Menurutnya, ibadah dalam Islam sangat luas. Berwudhu adalah ibadah, membaca Al-Qur’an adalah ibadah, shalat, puasa, sedekah, berbakti kepada orang tua dan tetangga, hingga menunaikan umrah dan haji, semuanya termasuk ibadah.
Namun demikian, Nabi Muhammad SAW secara khusus menyebut bahwa doa adalah ibadah. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya doa dalam kehidupan seorang mukmin, sejak bangun tidur hingga kembali beristirahat, seluruh aktivitas dapat bernilai ibadah jika disertai doa dan niat yang benar.
Ia mengibaratkan hal tersebut seperti sabda Nabi tentang haji yang menyatakan bahwa “haji itu adalah Arafah.” Padahal rangkaian ibadah haji sangat banyak, tetapi wukuf di Padang Arafah pada 9 Dzulhijjah menjadi rukun yang sangat menentukan.
Demikian pula dengan doa. Dari sekian banyak bentuk ibadah, doa memiliki kedudukan istimewa karena menjadi inti ketergantungan seorang hamba kepada Tuhannya.
Terkait bulan Ramadhan, H. Bambang mengingatkan bahwa ayat-ayat tentang puasa terdapat dalam Surah Al-Baqarah ayat 183 hingga 187. Menariknya, pada ayat 186, Allah tidak membahas fiqih puasa, melainkan menegaskan kedekatan-Nya dengan para hamba.
Dalam ayat tersebut, Allah berfirman bahwa Dia mengabulkan doa orang yang berdoa kepada-Nya. Hal ini menjadi pesan kuat bahwa ketika amal saleh meningkat di bulan Ramadhan, iman pun bertambah, dan kedekatan kepada Allah semakin erat melalui doa-doa yang dipanjatkan dengan penuh keyakinan.(Azizah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....