Ramadhan Momentum Meningkatkan Iman dan Taqwa
- 22 Feb 2026 03:48 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Bulan Suci Ramadhan menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Di bulan yang penuh rahmat ini, setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya, sehingga menjadi kesempatan emas untuk memperbanyak ibadah dan amal sholeh.
Dalam satu tahun terdapat dua belas bulan, namun Allah SWT memilih Ramadhan sebagai bulan yang penuh kemuliaan, keberkahan, dan ampunan. Di bulan ini, doa-doa dipermudah untuk dikabulkan, pintu surga dibuka, dan pintu ampunan diluaskan bagi hamba-hamba-Nya yang bersungguh-sungguh beribadah.
Ramadhan juga dikenal sebagai bulan tarbiyah atau bulan pendidikan. Umat Islam dididik untuk menahan diri, mengendalikan hawa nafsu, serta membiasakan diri mencintai amal-amal sholeh. Proses pendidikan ini tidak hanya bersifat ritual, tetapi juga menyentuh pembinaan karakter dan keimanan.
Hal ini dikatakan H. Nurul Yaqin, dalam Acara Kultum Siaran Khusus Ramadhan di Prosatu RRI Tahuna Minggu 22 Februari 2026.
Di bulan tarbiyah ini, setiap muslim diajak untuk memperbaiki diri. Dimulai dari menjaga kesehatan fisik agar mampu menjalankan ibadah puasa dengan baik, hingga menjaga kekuatan rohani agar hati tetap bersih dan terarah kepada Allah SWT.
Selain fisik, hati menjadi pusat perhatian dalam pendidikan Ramadhan. Dalam kajian keislaman dikenal tiga jenis hati, yakni Qolbun Mayyit (hati yang mati), Qolbun Maridh (hati yang sakit), dan Qolbun Salim (hati yang selamat). Ketiganya menjadi cerminan kondisi spiritual seseorang.
Qolbun Mayyit adalah hati yang mati, yakni hati yang sulit menerima nasihat dan tidak tergerak oleh ajakan kebaikan. Ketika Ramadhan tiba, hati seperti ini tidak merasakan semangat ibadah, bahkan lalai dari kewajiban utama seperti sholat, padahal sholat merupakan tiang agama.
Sementara itu, Qolbun Maridh adalah hati yang sakit. Ciri-cirinya antara lain munculnya rasa iri, dengki, serta gemar menyebarkan kabar yang tidak benar. Di bulan yang seharusnya memperbanyak amal, hati yang sakit justru terjebak dalam perbuatan yang merusak nilai ibadah.
Adapun Qolbun Salim adalah hati yang selamat, hati yang bersih dari penyakit dan senantiasa tunduk kepada Allah SWT. Hati inilah yang diharapkan tumbuh dalam diri setiap muslim selama Ramadhan, dengan memperbanyak doa, dzikir, membaca Al-Qur’an, serta menjaga lisan dan perbuatan.
"Melalui momentum Ramadhan, umat Islam diajak untuk terus meningkatkan iman, memperkuat taqwa, dan memperbanyak amal sholeh. "Dengan menjaga hati agar tetap bersih dan tulus, diharapkan setiap ibadah yang dilakukan menjadi bekal saat kembali kepada Allah SWT, sehingga Ramadhan benar-benar menjadi bulan perubahan menuju pribadi yang lebih baik."(Azizah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....