Hadis Bukhari Muslim: Ramadan Ajarkan Umat Islam Menahan Amarah
- 21 Feb 2026 13:29 WIB
- Tahuna
Bulan suci Ramadan menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperkuat pengendalian diri, termasuk dalam menahan amarah. Dalam Riwayat hadis Bukhari Muslim, Rasulullah SAW menegaskan pentingnya mengendalikan emosi.
Dalam salah satu hadis disebutkan, seorang laki-laki meminta nasihat kepada Nabi Muhammad SAW. Beliau bersabda, “Lā taghdab” (Jangan marah). Permintaan itu diulang beberapa kali, dan Nabi tetap menjawab, “Lā taghdab” (Jangan marah).
Hadis ini menjadi pengingat bahwa mengendalikan amarah adalah bagian dari akhlak mulia yang sangat ditekankan dalam Islam, terlebih di bulan Ramadan yang identik dengan latihan kesabaran.
Hal tersebut turut disampaikan Ustad Hanif Syairafi Wiratama, S.Pd dalam kegiatan Dialog Ramadan RRI Tahuna di Masjid Imadudin Bahu, Tabukan Utara. “Di bulan Ramadan ini sifatnya menahan, menahan dari segala keburukan. Salah satunya marah,” ujarnya.
Ia menambahkan, puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan hawa nafsu serta emosi yang dapat mengurangi nilai ibadah. Menurutnya, amarah yang tidak terkendali bisa merusak hubungan sosial dan menghilangkan pahala puasa.
Dengan memahami pesan hadis tersebut, umat Islam diharapkan mampu menjadikan Ramadan sebagai sarana memperbaiki akhlak dan memperkuat kesabaran dalam kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....