PLN Tahuna Siaga Ramadhan Ditengah Defisit Daya

  • 19 Feb 2026 12:50 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Petta, UP3 Tahuna, memastikan kesiapan pelayanan kelistrikan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, meski saat ini kondisi daya mampu pasok di wilayahnya masih mengalami defisit.

Manager ULP Petta, Henry Nugroho, dalam Dialog Interaktif Pro 1 RRI Tahuna, Kamis 19 Februari 2026, menyampaikan bahwa wilayah kerja PLN meliputi Kecamatan Manganitu, Tahuna, Tahuna Timur, Kendahe, Tabukan Utara, Nusa Tabukan hingga Marore.

Menurut Henry, pada momen Ramadhan kebutuhan listrik meningkat, terutama saat waktu sahur, berbuka puasa hingga pelaksanaan sholat tarawih. Sementara itu, kondisi sistem kelistrikan saat ini berada dalam situasi defisit daya, khususnya pada beban puncak pukul 17.00 hingga 21.00 WITA.

“Kami tetap menstandby-kan personel selama 24 jam untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat yang menjalankan ibadah Ramadhan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, petugas kelistrikan tetap bekerja optimal, mulai dari sisi pembangkitan hingga sistem distribusi. PLN juga tengah menunggu penyelesaian perbaikan dan perawatan sejumlah mesin di Sistem Tahuna dan Sistem Petta yang nantinya akan segera dioperasikan untuk menambah pasokan daya.

Untuk menjaga keandalan, PLN melakukan pemetaan wilayah prioritas yang dapat disuplai menggunakan genset berkapasitas kecil, guna meminimalisir gangguan saat aktivitas ibadah berlangsung.

Henry mengakui, pemadaman di luar jadwal kerap dipengaruhi faktor geografis dan cuaca di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kondisi angin kencang maupun pohon tumbang menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga stabilitas jaringan.

Meski demikian, PLN terus melakukan koordinasi serta program percepatan pemulihan daya pada sistem pembangkit agar pasokan listrik selama Ramadhan hingga seterusnya dapat lebih andal dan meminimalisir pemadaman.

Dalam pelaksanaannya, setiap kebijakan dan pekerjaan tetap mengacu pada standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Pemeliharaan jaringan diupayakan dilakukan pada siang hari dan tidak berdekatan dengan waktu sahur maupun berbuka, kecuali dalam kondisi darurat seperti gangguan akibat cuaca atau kerusakan peralatan, yang terpaksa memerlukan pemadaman sementara.(Azizah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....