Tahun 2023 Sampai 2024 Angka Kemiskinan Sangihe Turun
- 04 Feb 2025 15:17 WIB
- Tahuna
KBRN, Tahuna: Konsep kemiskinan yang digunakan Badan Pusat Statistik (BPS) hitungannya garis kemiskinan 300 sampai 400 ribu.
Hal itu dikatakan Kepala BPS Kabupaten Kepulauan Sangihe Eko Siswahto ketika diwawancarai rri.co.id Selasa, (4/2/2025) di ruang kerjanya.
Ia menjelaskan ketika ada satu orang per kapita konsumsinya lebih dari garis kemiskinan dinyatakan tidak miskin.
"Garis kemiskinan itu dari konsumsi makanan dan non makanan ada 52 kriteria konsumsi makanan di antaranya beras, ikan, sayuran buah-buahan makanan pokok yang sehari-hari dikonsumsi oleh masyarakat," kata Eko
Disamping itu ada 58 kriteria konsumsi non barang komunitasnya macam-macam sandang, biaya perumahan, biaya sekolah, baju dan sepatu.
Dari 52 komunitas makanan dan 58 komunitas non makanan akhirnya diperoleh pengeluaran untuk membangun garis kemiskinan itu.
Khusus di Kabupaten Kepulauan Sangihe presentase penduduk miskin sejak tahun 2023 memasuki tahun 2024 mengalami penurunan.
"Presentase penduduk miskin dari 2023 ke 2024 mengalami penurunan walaupun masih dua digit 2014 itu 10 koma 8 persen kalau 2023 itu 11 koma 25 persen jadi masih dua digit," ujarnya
Ia menambahkan saat ini BPS Sangihe telah menurunkan 60 orang petugas yang telah dilatih untuk melakukan survey ekonomi nasional di 13 kecamatan di daratan Sangihe besar. (Alex.D)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....