Perbedaan Harapan Katolik dan Optimisme Biasa

  • 09 Des 2025 05:13 WIB
  •  Tahuna

KBRN,Tahuna : Dalam dialog masa raya Advent Senin(8/12/2025) Febyola Silangen penyuluh agama Katolik mengatakan optimisme biasa bersandar pada kemampuan dan usaha sebaliknya, harapan Katolik berakar pada kesetiaan dan kuasa Allah yang tidak terbatas.

“Ketika harapan ini tidak terpenuhi, seseorang bisa kecewa atau putus asa dan meskipun menghadapi situasi yang secara manusiawi orang beriman tetap berharap karena tahu bahwa Allah tidak pernah meninggalkan umatNya”katanya

Harapan dalam gereja Katolik memiliki keyakinan akan keselamatan kekal dan persatuan dengan Allah di surga, menopang kehidupan orang beriman di dunia dan memotivasi mereka untuk hidup dalam kasih dan pelayanan kepada sesama.

Harapan masa Adven dalam gereja Katolik adalah menantikan kedatangan Yesus Kristus dengan hati yang terbuka, penuh sukacita, dan pertobatan, mempersiapkan diri menjadi umat yang lebih baik melalui doa dan perbuatan baik, serta mengharapkan keselamatan dan damai Sejahtera.

“Simbol harapan dalam masa Adven dan kasih-Nya yang tak berkesudahan (Alfa dan Omega), dengan nyala lilin yang semakin terang melambangkan harapan yang semakin kuat”Ujarnya (Olvy)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....