ASI Eksklusif Jadi Investasi Terbaik Anak
- 03 Agt 2026 19:05 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Kepulauan Sangihe mengimbau para ibu hamil agar mempersiapkan diri sejak masa kehamilan untuk dapat memberikan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif kepada bayi. ASI dinilai sebagai makanan terbaik karena bergizi, praktis, dan dapat diperoleh secara gratis.
Kepala Bidang Penyuluhan dan Penggerakan Dinas PPKB Kepulauan Sangihe, Imelda Lawendatu, SSTP, mengatakan pemberian ASI eksklusif harus dipersiapkan sejak kehamilan, bukan setelah bayi lahir. Hal itu disampaikannya dalam Dialog Interaktif Pro 1 RRI Tahuna, Senin 3 Agustus 2026.
Menurut Imelda, Dinas PPKB terus mengedukasi masyarakat melalui penyuluhan yang melibatkan tenaga lini lapangan dan Tim Pendamping Keluarga (TPK). Tim tersebut mendampingi keluarga berisiko stunting, mulai dari remaja, ibu hamil, hingga ibu menyusui, sekaligus memberikan motivasi tentang pentingnya Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan ASI eksklusif.
"Usia kehamilan di atas enam bulan harus terus diberikan motivasi dan edukasi, terutama bagi ibu yang hamil anak pertama. Mereka perlu dipersiapkan sejak dini, mulai dari cara merawat payudara, menjaga kebersihan tubuh, hingga mengonsumsi makanan bergizi agar siap memberikan ASI eksklusif saat bayi lahir," ujar Imelda.
Ia menjelaskan, kualitas ASI sangat dipengaruhi oleh asupan gizi ibu. Menurutnya, makanan bergizi yang dikonsumsi ibu akan menghasilkan kandungan ASI yang lebih baik bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Sebaliknya, konsumsi makanan instan secara berlebihan tidak akan memberikan hasil yang optimal.
Selain asupan makanan, Imelda menekankan bahwa kesehatan mental ibu juga memiliki peran penting dalam keberhasilan menyusui. Dukungan suami dan keluarga, katanya, sangat dibutuhkan agar ibu merasa nyaman, sehat, dan mampu memberikan ASI secara optimal kepada bayinya.
Imelda menambahkan, ibu hamil dianjurkan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, seperti sayuran, ikan segar, telur, serta sumber karbohidrat sesuai kebutuhan dan kemampuan keluarga. Ia berharap edukasi yang terus dilakukan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga semakin banyak bayi di Kabupaten Kepulauan Sangihe memperoleh ASI eksklusif sebagai fondasi tumbuh kembang yang sehat.(Azizah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....