Batu Empedu pada Laki-laki: Kenali Risiko meski Lebih Sering Menyerang Perempuan
- 30 Jul 2026 16:03 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna – Batu empedu secara umum lebih sering terjadi pada perempuan dibanding laki-laki. Namun laki-laki tetap berisiko tinggi terkena penyakit ini. Hal ini disampaikan Dokter Aprikonus Loris, spesialis penyakit dalam.
Menurut Dokter Aprikonus, pola hidup tidak sehat menjadi faktor penyebab utama. Konsumsi berlebihan makanan tinggi lemak jenuh, karbohidrat olahan, dan lemak keras sangat berisiko. Kurang makan sayur atau makanan berserat tinggi juga memperparah kondisi. Selain itu, kurang bergerak dan jarang berolahraga turut meningkatkan peluang terbentuknya batu empedu.
Faktor risiko kedua adalah penurunan berat badan yang terlalu cepat. Penurunan drastis mengganggu keseimbangan cairan tubuh dan cairan empedu. Badan Kesehatan Dunia atau WHO menyarankan penurunan berat badan sehat saja. Idealnya turun 0,5 hingga 1 kilogram setiap minggunya. Atau setara 2 hingga 4 kilogram dalam waktu satu bulan penuh. Langkah ini memberi waktu tubuh menyesuaikan diri secara wajar.
Keadaan klinis tertentu juga memicu risiko lebih besar pada laki-laki. Penderita diabetes berisiko lebih tinggi mengalami gangguan pada saluran empedu. Penyakit hati atau liver yang berlangsung lama juga menjadi pemicu penting. Kondisi ini mengubah komposisi cairan empedu sehingga mudah mengendap menjadi batu.
Kurangnya kesadaran melakukan pemeriksaan dini menjadi tantangan tersendiri. Banyak laki-laki baru memeriksa diri saat keluhan sudah terasa sangat mengganggu. Padahal pemeriksaan kesehatan rutin dapat mendeteksi lebih awal. Penanganan yang dilakukan lebih cepat akan memberikan hasil pengobatan yang jauh lebih baik.
Dokter Aprikonus mengimbau masyarakat khususnya kaum laki-laki. Mulailah menjaga pola makan seimbang dan perbanyak aktivitas fisik harian. Lakukan pemeriksaan kesehatan berkala meskipun belum merasakan keluhan apa pun. Upaya sederhana ini efektif mencegah serta mengantisipasi risiko batu empedu sejak dini. (Arsitini)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....