Warga Bahu Keluhkan Kekosongan Obat, Direktur RSD Liun Kendage Beri Penjelasan
- 13 Jul 2026 16:03 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Ketersediaan sejumlah obat di RSD Liun Kendage Tahuna menjadi perhatian masyarakat dalam Program Halo RRI, Senin 13 Juli 2026. Keluhan tersebut berkaitan dengan kosongnya beberapa obat yang diresepkan dokter kepada pasien.
Penelepon Halo RRI, Hulik Manahede dari Kampung Bahu Kecamatan Tabukan Utara, menyampaikan pengalamannya saat berobat di poli anak. Ia mengatakan telah diresepkan obat tetapi obat tidak tersedia di instalasi farmasi rumah sakit.
Menurut Hulik, obat yang kosong meliputi vitamin anak dan vitamin usus. Dokter kemudian menyampaikan bahwa kedua obat tersebut memang sedang tidak tersedia.
Hulik berharap ketersediaan obat-obatan dapat lebih diperhatikan demi mendukung pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kekosongan obat dasar dapat menimbulkan kekhawatiran terhadap ketersediaan obat lainnya.
"Kalau obat seperti itu saja kosong, masyarakat tentu bertanya bagaimana dengan kebutuhan obat yang lebih berat," ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Direktur RSD Liun Kendage Tahuna dr. Polideng Dalawir, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari Hulik melalui pesan pribadi jumat lalu. Ia juga mengaku telah berkoordinasi dengan bagian farmasi untuk memastikan kondisi stok obat.
Polideng menjelaskan, hingga 30 Juni 2026, ketersediaan stok obat di RS Liun Kendage mencapai sekitar 93 persen. Sementara sekitar tujuh persen kebutuhan obat masih dalam proses pemenuhan.
Ia menambahkan, obat yang disampaikan Hulik termasuk dalam kelompok obat yang tidak diwajibkan tersedia berdasarkan Formularium Nasional. Meski demikian, rumah sakit tetap berupaya mencari solusi apabila obat tersebut diresepkan oleh dokter.
"Kalau dokter sudah meresepkan, tentu kebutuhan pasien harus menjadi perhatian bersama. Kami akan mencari solusi agar pelayanan tetap dapat diberikan," kata Polideng.
Pihak RSD Liun Kendage memastikan evaluasi terhadap kebutuhan obat akan terus dilakukan. Langkah itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta memenuhi kebutuhan pasien secara lebih optimal. (Milani)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....