Ciri Hewan Terinfeksi Virus Rabies
- 06 Jul 2026 19:53 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Hewan peliharaan yang terinfeksi virus rabies umumnya menunjukkan perubahan perilaku yang perlu diwaspadai. Masyarakat diminta mengenali tanda-tanda rabies sejak dini agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan risiko penularan kepada manusia dapat dicegah.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Sangihe, Yos Charles Onthoni, SP, dalam Dialog Interaktif Pro 1 RRI Tahuna, Senin 6 Juli 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Zoonosis Sedunia.
"Salah satu gejala awal rabies adalah perubahan perilaku pada hewan. Anjing atau kucing yang terinfeksi biasanya tampak gelisah dan menunjukkan sikap yang berbeda dari biasanya", kata Onthoni.
Selain itu, hewan yang terinfeksi rabies juga cenderung menjadi lebih agresif. Hewan tersebut dapat menyerang manusia maupun hewan lain tanpa adanya pemicu yang jelas sehingga berpotensi membahayakan lingkungan sekitar.
"Gejala lainnya adalah keluarnya air liur secara berlebihan. Virus rabies menyerang sistem saraf, termasuk bagian mulut dan tenggorokan, sehingga hewan mengalami kesulitan menelan dan air liur terus keluar hingga tampak seperti mulut berbusa", ucap Onthoni.
Onthoni menjelaskan, hewan yang terinfeksi juga akan mengalami penurunan nafsu makan karena rahang sulit digerakkan untuk menelan makanan maupun minuman. Kondisi tersebut sering disertai muntah, kesulitan berjalan, serta menjadi sangat sensitif terhadap cahaya dan suara.
"Rabies bukan hanya menjadi persoalan kesehatan hewan, tetapi juga mengancam kesehatan manusia dan lingkungan. Karena itu, kewaspadaan seluruh masyarakat sangat diperlukan", kata Onthoni.
Pemilik hewan peliharaan diimbau segera melaporkan kepada Dinas Pertanian maupun Karantina Hewan apabila menemukan anjing atau kucing yang menunjukkan gejala rabies. Langkah tersebut penting untuk mencegah penyebaran penyakit.
Yos Onthoni menambahkan, hewan yang telah menunjukkan gejala klinis rabies umumnya memiliki peluang yang sangat kecil untuk sembuh. Oleh sebab itu, perhatian utama harus diberikan kepada korban gigitan agar segera mendapatkan penanganan medis, sementara pencegahan melalui vaksinasi hewan peliharaan tetap menjadi langkah paling efektif mengendalikan rabies.(Azizah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....