Kenali Zoonosis, Cegah Penularan Rabies sejak Dini
- 06 Jul 2026 19:38 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Peringatan Hari Zoonosis Sedunia yang diperingati setiap 6 Juli menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia. Salah satu penyakit zoonosis yang masih menjadi perhatian di Indonesia adalah rabies.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Sangihe, Yus Charles Onthoni, SP, menjelaskan zoonosis merupakan penyakit yang secara alami dapat ditularkan dari hewan kepada manusia. Penyakit tersebut disebabkan oleh berbagai patogen, seperti bakteri, virus, jamur, dan parasit.
Hal itu disampaikan Yus Charles Onthoni saat menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif Pro 1 RRI Tahuna, Senin 6 juli 2026. Menurutnya, sebagian besar penyakit infeksi baru yang menyerang manusia berasal dari hewan sehingga zoonosis menjadi ancaman kesehatan global.
"Salah satu penyakit zoonosis yang perlu diwaspadai adalah rabies. Penyakit akibat infeksi virus ini menyerang otak dan sistem saraf serta umumnya ditularkan melalui gigitan, cakaran, atau air liur hewan yang telah terinfeksi", kata Onthoni.
Di Kabupaten Kepulauan Sangihe, sepanjang tahun 2025 hingga 2026 tercatat satu kasus rabies yang terjadi di Kampung Kolongan Akembawi. Kasus tersebut telah ditangani oleh instansi terkait.
"Kejadian itu terjadi pada 11 Mei 2026. Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel kepala anjing yang dikirim ke Manado menunjukkan hasil positif rabies", ucap Onthoni.
Menurutnya, penanganan terhadap korban dilakukan oleh Dinas Kesehatan bersama puskesmas setempat.
Ia menambahkan, hewan penular rabies (HPR) meliputi anjing, kucing, dan kera yang dipelihara masyarakat. Selain itu, beberapa satwa liar seperti musang juga berpotensi menjadi pembawa virus rabies.
Ia menambahkan, sekitar 98 persen kasus gigitan penyebab rabies berasal dari anjing, sedangkan sisanya sekitar dua persen berasal dari kucing dan kera. Karena itu, masyarakat diminta lebih waspada terhadap kontak dengan hewan yang menunjukkan gejala rabies.
Yus mengimbau masyarakat yang mengalami gigitan hewan penular rabies agar segera melakukan pertolongan pertama dengan mencuci luka menggunakan air mengalir dan sabun selama 10 hingga 15 menit, mengeringkannya, kemudian memberikan antiseptik seperti alkohol sebelum segera mendatangi puskesmas atau rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.(Azizah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....