Hindari Stres Berlebih: Waspada Dampaknya bagi Kesehatan Tubuh
- 01 Jul 2026 11:06 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna – Tekanan hidup sehari-hari, urusan pekerjaan, masalah ekonomi, hingga tuntutan keluarga sering memicu perasaan tertekan. Jika tidak dikelola dengan baik, stres yang berlarut-larut dan berlebih dapat berubah menjadi masalah serius yang mengganggu kondisi fisik maupun mental seseorang.
Menurut Dokter Aprikonus Loris, Spesialis Penyakit Dalam, stres sebenarnya adalah reaksi alami tubuh saat menghadapi tantangan. Namun, ketika berlangsung terus-menerus tanpa jeda, kondisi ini akan memicu perubahan kimiawi dalam tubuh yang merugikan berbagai organ.
“Stres yang berkepanjangan dapat meningkatkan produksi hormon kortisol dan adrenalin secara berlebihan. Jika dibiarkan, hal ini akan mengganggu keseimbangan fungsi tubuh dan membuka risiko berbagai penyakit,” kata Dokter Aprikonus.
Ia menjelaskan sejumlah dampak kesehatan yang sering muncul akibat stres berlebih, diantaranya :
1. Gangguan sistem pencernaan Seperti maag, perut kembung, nafsu makan turun atau justru meningkat drastis.
2. Gangguan jantung dan tekanan darah. Detak jantung menjadi lebih cepat, tekanan darah naik, dan meningkatkan risiko penyakit jantung dalam jangka panjang.
3. Sistem kekebalan tubuh melemah. Orang lebih mudah terserang flu, infeksi, atau penyakit lain karena pertahanan tubuh menurun.
4. Gangguan tidur dan emosi. Sering sulit tidur, mudah marah, cemas berlebih, hingga rasa lelah yang tak kunjung hilang.
“Banyak pasien datang dengan keluhan nyeri dada atau sakit perut, padahal setelah diperiksa penyebab utamanya adalah stres yang tidak disadari dan tidak dikelola,” tambah Dokter Apri
Untuk mencegah dampak buruknya, Dokter Aprikonus menyarankan langkah-langkah sederhana yang bisa dilakukan sehari-hari yaitu luangkan waktu istirahat yang cukup dan tidur teratur 7–8 jam sehari, lakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki atau olahraga ringan secara rutin. Disamping itu dianjurkan untuk mengatur pola makan bergizi dan batasi konsumsi kafein serta makanan berlemak tinggi. Luangkan waktu untuk melakukan hobi atau bersantai bersama keluarga, dan bicarakan keluhan atau beban pikiran kepada orang terdekat agar tidak dipendam sendiri.
“Jangan anggap stres hanya masalah perasaan. Jika sudah terasa mengganggu aktivitas dan kesehatan, jangan ragu berkonsultasi dengan tenaga medis. Mengelola stres sejak dini sama pentingnya dengan menjaga pola makan agar tubuh tetap sehat dan bugar, “ pungkasnya. (Arsitini)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....