Fenomena Perubahan Pola Tidur saat Piala Dunia, Perhatikan Resiko Bagi Tubuh

  • 30 Jun 2026 17:42 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Ajang Piala Dunia selalu menjadi tontonan yang ditunggu jutaan orang. Namun, jadwal pertandingan yang sering berlangsung tengah malam hingga dini hari membuat banyak orang terpaksa mengubah jam tidur dan istirahat. Banyak yang rela begadang berjam-jam hanya untuk menyaksikan tim kesayangan bertanding.

Akibatnya, pola tidur yang teratur menjadi terganggu. Ada yang tidur sangat larut, ada pula yang hanya tidur sebentar atau bahkan tidak tidur sama sekali. Dari sisi kesehatan, perubahan ini membawa dampak nyata. Menurut Kementerian Kesehatan RI, orang dewasa membutuhkan tidur 7–9 jam setiap malam agar tubuh dan otak pulih sepenuhnya. Kurang tidur dapat menurunkan daya konsentrasi, menurunkan daya tahan tubuh, serta memicu rasa lelah berlebih.

Dokter Dessy Jonhar menjelaskan bahwa begadang terus-menerus mengganggu ritme sirkadian tubuh. “Jika ritme ini kacau, risiko sakit kepala, tekanan darah naik, hingga gangguan pencernaan meningkat. Aktivitas kerja atau sekolah keesokan harinya pun jadi tidak maksimal,” ujar Dokter Dessy

Masyarakat disarankan tetap menjaga keseimbangan mengatur jadwal tidur, tidur siang sebentar jika perlu, dan hindari konsumsi kafein berlebih setelah sore hari. Nikmati pertandingan, tapi jangan korbankan kesehatan tubuh. (Arsitini)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....