Efek Konsumsi Telur Berlebihan bagi Kesehatan
- 30 Jun 2026 17:37 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang kaya nutrisi. Di dalam telur terdapat protein berkualitas tinggi, vitamin D, vitamin B12, kolin, serta berbagai mineral yang dibutuhkan tubuh. Karena kandungan gizinya yang lengkap, telur sering menjadi pilihan menu sehari-hari masyarakat.
Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi telur secara berlebihan tetap perlu diperhatikan. Para ahli gizi menyebutkan bahwa pola makan yang seimbang lebih penting dibandingkan mengonsumsi satu jenis makanan dalam jumlah berlebihan.
| Baca juga: Buah Alpokat dan Manfaatnya |
Dilansir dari Harvard T.H. Chan School of Public Health (The Nutrition Source),Salah satu efek yang dapat muncul adalah meningkatnya asupan kolesterol harian. Satu butir telur ayam ukuran besar mengandung sekitar 186 miligram kolesterol yang sebagian besar terdapat pada kuning telur. Pada sebagian orang, terutama yang memiliki riwayat penyakit jantung atau gangguan kolesterol, konsumsi telur berlebihan dapat memengaruhi kadar kolesterol darah.
Selain itu, mengonsumsi terlalu banyak telur dapat menyebabkan ketidakseimbangan pola makan. Jika telur menjadi sumber makanan utama dan menggantikan konsumsi sayur, buah, serta sumber protein lainnya, tubuh berisiko kekurangan variasi nutrisi yang penting.
| Baca juga: Olahraga Rutin Bantu Turunkan Tekanan Darah |
Bagi sebagian orang, konsumsi telur dalam jumlah banyak juga dapat menimbulkan gangguan pencernaan seperti perut kembung atau rasa tidak nyaman pada lambung. Kondisi ini umumnya terjadi pada individu yang sensitif terhadap kandungan tertentu dalam telur.
Meski demikian, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi telur dalam jumlah wajar masih aman bagi kebanyakan orang sehat. Telur bahkan dapat membantu menjaga massa otot, memberikan rasa kenyang lebih lama, serta mendukung kesehatan otak melalui kandungan kolin.
Para ahli menyarankan agar masyarakat mengonsumsi telur sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang, disertai sayur, buah, biji-bijian, dan aktivitas fisik yang cukup. Kebutuhan setiap orang dapat berbeda tergantung usia, kondisi kesehatan, dan tingkat aktivitas.(Azizah)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....