Atur Pola Tidur dan Stress Cegah Hipertensi
- 17 Mei 2026 11:47 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna – Hipertensi atau tekanan darah tinggi disebabkan oleh dua faktor utama: faktor gaya hidup dan kondisi medis bawaan. Karena itu perlu adanya pengaturan pola hidup yang sehat.
Dokter Aprikonus Loris Spesialis Penyakit Dalam kepada rri.co.id mengatakan pengaturan jam tidur yang buruk dan stres yang berkepanjangan bisa menyebabakan terjadinya hipertensi.
Menurut Aprikornus, waktu tidur malam yang baik seharusnya 7 sampai 8 jam. Jika tidak tercukupi dalam jangka waktu yang panjang, hal ini akan menyebabkan terjadinya peningkatan aktivitas dari sistem saraf simpatis.
Hal ini menimbulkan terjadi peningkatan beberapa hormon diantaranya norepinefrin serta adrenalin yang akan menyebabkan peningkatan kerja jantung.
“Begitu juga adrenalin yang akhirnya ini akan menyebabkan peningkatan kerja dari pada jantung, beban di perifer, tekanan di perifer ini akan meningkat, maka hasil akhirnya adalah terjadinya hipertensi,” kata Dokter Aprikornus.
Lanjut dikatakan Dokter Spesialis Penyakit Dalam ini, hal tersebut juga terjadi pada pengaturan stres yang buruk. Pengaturan stres yang buruk secara berkepanjangan apabila ini dibiarkan akan menyebabkan terjadinya peningkatan hormon stres. Seperti kortisol dan peningkatan aktivitas adrenal.
Diantaranya peningkatan hormon aldosteron. Apabila hormon ini meningkat maka akan terjadi resistensi atau terjadi ditahannya air dan garam. Sehingga bisa terjadi overload cairan atau kelebihan volume di dalam darah.
“Volume di dalam darah yang berlebih akan menyebabkan beban kerja terhadap jantung juga berubah. Hasil akhirnya akan terjadi hipertensi,”ujarnya.
Karena itu dokter Apri menyarankan untuk melakukan aktivitas fisik yang baik, membuat diet yang sehat, menghindari makanan yang tinggi karbohidrat dan tinggi lemak.
Dengan melakukan pola hidup sehat termasuk menghindari pola tidur yang buruk dan manajemen stress yang buruk maka hasil akhirnya adalah kita akan bisa mencegah terjadinya hipertensi dan bagi mereka yang mengalami hipertensi, ini akan memperbaiki hipertensi itu sendiri. (Ac)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....