Peran Bidan Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
- 05 Mei 2026 21:24 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Kepulauan Sangihe memperingati Hari Bidan Internasional yang tahun ini menandai 34 tahun peringatan profesi bidan di Indonesia, Selasa 5 Mei 2026.
Ketua IBI Kabupaten Kepulauan Sangihe, Yulineke Laehe, S.Tr.Keb, mengatakan momentum tersebut menjadi bentuk rasa syukur seluruh bidan atas kepercayaan dalam menjalankan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Menurutnya, bidan memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah, khususnya pada sektor kesehatan ibu dan anak.
Hal itu terutama berkaitan dengan upaya menekan angka kematian ibu dan bayi melalui pelayanan kebidanan yang menyeluruh dan berkesinambungan.
Dalam Dialog Interaktif di Pro 1 RRI Tahuna, Yulineke menjelaskan profesi bidan diatur dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2019, yang mendefinisikan bidan sebagai perempuan yang telah menyelesaikan pendidikan kebidanan secara resmi.
Ia menjelaskan, pelayanan bidan dilakukan secara holistik, mulai dari masa pra-kehamilan, kehamilan, persalinan, masa nifas hingga pelayanan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi.
Selain pelayanan langsung kepada pasien, bidan juga memiliki peran lain dalam sistem kesehatan, termasuk sebagai pengelola pelayanan kebidanan di rumah sakit maupun puskesmas.
Bidan, lanjut dia, juga dapat berperan sebagai pendidik, konselor, hingga peneliti dalam pengembangan ilmu kebidanan.
Yulineke menegaskan pelayanan bidan tidak hanya dilakukan saat ibu mengalami keluhan, tetapi dimulai sejak sebelum kehamilan melalui edukasi dan pemeriksaan kesehatan reproduksi.
Ia berharap seluruh ibu hamil melakukan pemeriksaan sejak trimester pertama karena standar pelayanan kehamilan mewajibkan minimal enam kali pemeriksaan, termasuk pemeriksaan triple eliminasi, hemoglobin, serta pemberian tablet tambah darah guna mendeteksi risiko sejak dini.(Azizah)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....