Kecanduan Game Ancam Kesehatan Digital Remaja

  • 29 Apr 2026 11:50 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Kecanduan game menjadi salah satu persoalan kesehatan digital yang semakin mendapat perhatian, terutama di kalangan anak dan remaja.

Kemudahan akses terhadap permainan daring melalui ponsel maupun komputer membuat aktivitas bermain game kini menjadi bagian dari keseharian banyak orang.

Secara umum, bermain game dapat memberikan manfaat seperti hiburan, melatih strategi, hingga meningkatkan kemampuan kerja sama. Namun, jika dilakukan secara berlebihan tanpa kontrol, kebiasaan ini dapat berkembang menjadi kecanduan yang berdampak negatif.

Seseorang yang mengalami kecanduan game biasanya menunjukkan tanda-tanda seperti sulit berhenti bermain, mengabaikan tugas sekolah atau pekerjaan, berkurangnya interaksi sosial, hingga merasa gelisah ketika tidak bermain. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan fisik maupun mental.

Dari sisi kesehatan fisik, terlalu lama bermain game dapat menyebabkan gangguan tidur, mata lelah, nyeri leher, hingga kurangnya aktivitas fisik.

Sementara dari sisi psikologis, kecanduan game dapat memicu stres, mudah marah, dan menurunnya kemampuan konsentrasi.

Peran keluarga sangat penting dalam mencegah kecanduan game, terutama pada anak-anak. Orang tua dianjurkan menetapkan batas waktu bermain, mengawasi jenis permainan yang dimainkan, serta mendorong anak untuk aktif dalam kegiatan sosial dan olahraga.

Selain itu, penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa penggunaan teknologi harus dilakukan secara seimbang. Game seharusnya menjadi sarana hiburan, bukan aktivitas yang mengganggu kesehatan maupun kehidupan sosial.

Dengan pengawasan yang tepat dan kesadaran akan pentingnya manajemen waktu, kebiasaan bermain game dapat tetap menjadi aktivitas positif tanpa menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.(Azizah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....