Sesak Nafas, Waspada Cairan dalam Paru
- 27 Feb 2026 12:39 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna – Sesak napas (dispnea) adalah kondisi sulit bernapas, dada terasa tertekan, atau napas tidak lega, yang bisa akut (mendadak) atau kronis. Seperti adanya cairan di dalam paru yang bisa berakibat serius. Menurut dokter Aprikonus Loris Spesialis Penyakit Dalam kepada RRI.CO.ID mengatakan, hal tersebut pernah didapati pada seorang pasien perempuan yang berusia 50 tahun dengan keluhan sesak nafas dan susah untuk tidur. Setelah dil;akukan pemeriksaan terrnyata pasien tersebut ddapati adanya cairan di dalam paru (rongga pleura) dalam medis disebut efusi pleura.
Efusi pleura adalah penumpukan cairan yang berlebihan di dalam rongga pleura atau ruang antara paru-paru dengan dinding dadah.
“Jadi pada saat kita bernafas, paru-paru akan mengembang karena ada space atau ruang ini. Tetapi karena sudah dimasuki oleh cairan, maka paru-paru tidak akan mengembang sempurna. Istilah awalnya paru-paru ini tenggelam,”ujarnya.
Dikatakn dokter Apri penyebab terjadinya penumpukan cairan ada bermacam-macam. Mulai dari masalah infeksi atau peradangan, contohnya TB paru, pneumonia, kanker, trauma, atau gagal jantung.
“Kemudian sirosis hati atau penyakit hati, sehingga terjadi kekurangan protein, banyak cairan yang keluar ya kekurangan albumin. Atau misalnya pada gagal ginggal yang sudah lama. Ini bisa terjadi penumpukan cairan,”ucapnya.
Apa saja yang bisa kita lakukan? Menurut dokter Apri, yang pertama tentu saja adalah penanganan sesuai penyebab. Jika penyebabnya karena infeksi bisa diberikan anti infeksi atau antibiotik.
Jika penyebabnya TB paru bisa diberikan obat TB paru. Dan jika penyebabnya jantung maka harus dilakukan terapi untuk gangguan jantung atau masalah di ginggal.
“Tapi yang terpenting apabila cairannya ini banyak dan mengganggu pasien, maka bisa dilakukan tindakan fungsi pleura atau tindakan mengeluarkan cairan pleura keluar sehingga paru-parunya bisa mengembang,”kata dokter.
Dengan informasi ini dokter Apri berharap, jika terjadi masalah sesak nafas, tidak lagi berpikir sederhana apakah ini asma atau yang lain tetapi segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Untuk meghindari hal-hal yang serius. (Ac)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....