TBC Menular, Mitos atau Fakta? Ini Kata Dokter

  • 24 Feb 2026 08:18 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna – Ditengah Masyarakat luas banyak informasi yang beredar terkait mitos atau fakta tentang penularan tuberkulosis (TBC). Dokter Aprikonus Loris Spesialis Penyakit kepada RRI.CO.ID mengatakan penularan penyakit tuberkulosis (TBC) adalah fakta.

Menurutnya, penularan terjadi melalui droplet atau air liur, sehingga mereka yang terkena TB paruh kemudian berkomunikasi dengan orang, droplet yang keluar itu risiko menular.

“Karena kelumannya menular lewat droplet ya atau airborne Sehingga mereka yang terkena tipi paruh kemudian berkomunikasi dengan orang dan ada droplet yang keluar itu risiko menular,”ujarnya.

Sedangkan terkait TBC Adalah penyakit turunan, dokter mengatakan hal tersebut Adalah mitos. Masyarakat mengaanggap selama ini keturunan karena bisa menyerang hampir semua anggota keluarga dalam satu rumah bahkan tetangga.

“Karena dia bukan ketukan atau keturunan, tapi dia memang menular. Nah, dianggap selama ini keturunan karena dia bisa menyerang hampir semua satu rumah bahkan tetangga, mungkin itu anggapan dia dijadikan ketukan atau keturunan,”ujarnya.

Dikatakan dokter Apri, batuk lebih dari 2 minggu bisa jadi tanda TBC karena meskipun tidak semua batuk 2 minggu itu adalah TBC tapi itu adalah salah satu program pemerintah untuk memutuskan rantai penularan. Sehingga mereka yang batuk lebih dari 2 minggu harus dilakukan pemeriksaan sampai terbukti tidak menderita TBC.

TBC bisa sembuh jika pengobatan dijalani sampai tuntas dengan pengobatan yang sesuai standar yaitu selama 6 bulan, selama itu tidak ada penyakit penyerta atau pemberat harusnya akan langsung sembuh.

“Kalau kita menghentikan pengobatan TBC sebelum 6 bulan Dan kita merasa kita sudah sehat, itu salah besar. Memang 1-2 bulan pertama itu akan terasa enak tubuh kita, tetapi itu tidak boleh dihentikan pengobatan. Kalau kita menghentikan pengobatan, itu akan memburuk lagi,”ucapnya.

Dokter Apri menyarankan, apabila ada gejala batuk segera lakukan pemeriksaan, Tunggu sampai terbukti tidak ada gejala. Sedangkan batuk lebih dari 2 minggu harus segera periksakan sampai tidak terbukti TB paru. Dan apabila batuk, segera lakukan hygiene batuk sehingga droplet tidak terkena orang lain. Periksa lebih awal TBC bisa disembuhkan. (Ac)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....