Krisis Memori akibat AI, Xiaomi Andalkan Baterai Jumbo di Redmi 17
- 28 Sep 2026 18:04 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Industri smartphone menghadapi tekanan dari kenaikan harga komponen memori yang ikut dipengaruhi tingginya kebutuhan infrastruktur kecerdasan buatan atau AI. Kondisi tersebut membuat produsen ponsel harus menyesuaikan spesifikasi dan strategi produknya.
Xiaomi menjadi salah satu produsen yang menghadapi kondisi tersebut. Presiden Divisi Smartphone Xiaomi, Lu Weibing, sebelumnya mengungkapkan kenaikan biaya komponen memori. Untuk kombinasi 12 GB RAM dan 512 GB penyimpanan flash, biaya yang dibayarkan Xiaomi disebut meningkat sekitar 1.500 yuan dibandingkan kuartal pertama 2025.
Di tengah kondisi tersebut, Xiaomi menghadirkan REDMI 17 dengan salah satu daya tarik utama berupa baterai berkapasitas 7.500 mAh. Ponsel ini juga mendukung pengisian cepat 45W dan reverse charging hingga 22,5W.
Untuk pasar Indonesia, REDMI 17 tersedia dalam konfigurasi mulai 4 GB RAM dan 128 GB penyimpanan, hingga 6 GB RAM dan 256 GB penyimpanan. Harga awalnya mulai Rp2.899.000.
Seperti dilansir pada mi.co.id, pada varian 4G, Xiaomi menggunakan MediaTek Helio G91-Ultra, RAM LPDDR4X dan penyimpanan eMMC 5.1. Sementara REDMI 17 5G menggunakan Snapdragon 4 Gen 5 dengan RAM LPDDR4X dan penyimpanan UFS 2.2.
Strategi tersebut memperlihatkan bagaimana produsen smartphone dapat mengedepankan aspek yang langsung dirasakan pengguna, seperti daya tahan baterai, sembari mempertahankan perangkat pada kelas harga yang relatif terjangkau. Sejumlah ulasan REDMI 17 juga mengaitkan peluncuran ponsel kelas menengah dan entry-level 2026 dengan kondisi memory crisis yang meningkatkan tekanan biaya komponen.
Kondisi ini menarik karena ledakan kebutuhan AI tidak hanya berdampak pada pusat data dan kartu grafis. DRAM, NAND flash, dan terutama HBM (High Bandwidth Memory) menjadi bagian penting dalam rantai pasokan komputasi AI, sehingga perubahan permintaan di sektor tersebut dapat ikut memberikan tekanan pada pasar memori yang digunakan perangkat konsumen.(Arjun)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....