Harga iPhone Naik di Sejumlah Negara, Akankah Indonesia Terdampak?

  • 20 Jul 2026 19:58 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Apple kembali melakukan penyesuaian harga produknya di sejumlah negara. Kali ini, kenaikan tidak hanya menyasar layanan digital seperti Apple Music, Apple One, dan iCloud+, tetapi juga harga iPhone di beberapa pasar tertentu. Hal tersebut memunculkan pertanyaan mengenai apakah Indonesia juga akan mengalami kenaikan harga iPhone dalam waktu dekat.

Salah satu negara yang telah resmi mengalami kenaikan harga iPhone adalah Jepang. Melalui Apple Store Jepang, harga seluruh lini iPhone, mulai dari iPhone 16, iPhone 17, iPhone Air, hingga iPhone 17 Pro Max, mengalami kenaikan sekitar 8 hingga 11,3 persen. Sebagai contoh, iPhone 17 Pro Max yang sebelumnya dijual seharga 194.800 yen kini menjadi 214.800 yen, seperti yang dilansir akun threads heradamudan.

Selain Jepang, Apple juga menaikkan harga beberapa layanan digital di berbagai negara. Langganan iCloud+ mengalami kenaikan di delapan negara, termasuk Indonesia, Jepang, Filipina, Vietnam, Turki, Mesir, Nigeria, dan Selandia Baru. Sementara Apple Music dan Apple One juga mengalami penyesuaian harga di sejumlah pasar global. Namun, untuk perangkat iPhone, kenaikan resmi saat ini baru diumumkan di Jepang.

Sementara itu Bloombergtechnoz.com melansir sejumlah faktor menjadi penyebab penyesuaian harga tersebut. Apple disebut menghadapi kenaikan biaya produksi akibat meningkatnya harga komponen, terutama memori DRAM dan NAND. Selain itu, pelemahan nilai tukar mata uang lokal terhadap dolar AS, khususnya yen Jepang, turut memengaruhi harga jual perangkat di negara tersebut. Apple juga melakukan penyesuaian harga agar tetap sejalan dengan kondisi ekonomi dan biaya operasional di masing-masing negara.

Bagaimana dengan Indonesia? Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai kenaikan harga iPhone di pasar Indonesia. Harga iPhone yang dijual melalui distributor resmi masih mengikuti kebijakan yang berlaku saat ini. Penyesuaian yang terjadi di Indonesia baru menyangkut layanan iCloud+, bukan harga perangkat iPhone.

Meski demikian, bukan berarti Indonesia tidak akan terdampak. Jika Apple nantinya menetapkan kenaikan harga iPhone secara global atau biaya produksi terus meningkat, maka harga iPhone di Indonesia berpotensi ikut naik. Selain itu, faktor nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, biaya impor, pajak, serta distribusi juga dapat memengaruhi harga jual perangkat di dalam negeri.

Bebeapa forum Apple bahkan memperkirakan bahwa iPhone generasi terbaru berpotensi dibanderol lebih mahal dibandingkan pendahulunya. Kenaikan biaya komponen dan strategi Apple untuk menjaga margin keuntungan merupakan penyebab naiknya harga model terbaru. Meski demikian, hingga saat ini Apple belum mengumumkan secara resmi harga iPhone generasi berikutnya untuk pasar global maupun Indonesia. (Arjun)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....