Penantian 15 Tahun Berbuah Bahagia bagi Keluarga Jemaah Haji Sangihe

  • 05 Jun 2026 23:18 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID,Tahuna - Keberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Kepulauan Sangihe tahun ini membawa kebahagiaan tersendiri bagi keluarga yang ditinggalkan di tanah air.

Salah satu dirasakan Ravita, anak dari seorang jemaah haji asal Sangihe yang mengaku bangga dan bersyukur karena sang ibu akhirnya mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji setelah menunggu sekitar 15 tahun.

Menurut Ravita, perjalanan menuju Tanah Suci bukanlah hal yang singkat. Keluarganya telah menanti panggilan haji selama bertahun-tahun hingga akhirnya kesempatan itu datang.

Berbagai persiapan pun telah dilakukan jauh hari sebelum keberangkatan.

“Kami sangat bangga dan senang, Mama sudah menunggu panggilan haji kurang lebih 15 tahun," ujarnya, Persiapan keberangkatan juga sudah dilakukan sejak tahun 2025 sehingga saat ini semuanya bisa berjalan dengan baik.

Sebagai seorang anak, Ravita berharap ibadah yang dijalani sang ibu di Tanah Suci dapat berlangsung lancar dan penuh berkat.

Selain itu ibunya dapat kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur serta dalam keadaan sehat dan selamat.

“Kami berharap mama menjadi haji mabrur dan bisa kembali ke Indonesia dengan sehat, selamat, serta membawa berkat bagi keluarga dan masyarakat,” kata Ravita.

Ia menyampaikan Selama berada di Arab Saudi, komunikasi antara jemaah dan keluarga di kampung halaman berjalan dengan lancar.

Hal ini karena para jemaah memperoleh fasilitas paket data yang diberikan saat keberangkatan dari Manado sehingga memudahkan mereka untuk berkomunikasi dengan keluarga.

“Syukur sampai sekarang komunikasi dengan mama sangat lancar. Kami bisa saling memberi kabar dan mengetahui kondisi mama selama menjalankan ibadah di sana,”ujar Ravita.

Ia menuturkan, seluruh keluarga terus memanjatkan doa agar sang ibu senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji hingga selesai.

“Kami sekeluarga selalu berdoa supaya mama sehat-sehat, kuat, dan diberikan kelancaran dalam setiap tahapan ibadah haji,” tambahnya.

Menjelang kepulangan jemaah haji ke Kabupaten Kepulauan Sangihe, keluarga juga telah menyiapkan penyambutan sederhana sebagai ungkapan syukur. Bersama warga Kelurahan Tidore, keluarga berencana menjemput jemaah saat tiba di pelabuhan.

“Nanti saat mama pulang, kami bersama masyarakat Kelurahan Tidore akan menjemput di pelabuhan. Setelah itu direncanakan ada sholat subuh berjamaah sebagai bentuk rasa syukur,” jelas Ravita.

Setibanya di rumah, keluarga juga akan menggelar doa syukur bersama kerabat dan tetangga sebagai ungkapan terima kasih atas penyertaan Tuhan sehingga perjalanan ibadah haji dapat berlangsung dengan baik.(Jumel)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....