Dellivio Glementino Sukses Rebut Wakil I Ungke Sangihe 2026

  • 28 Agt 2026 06:58 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna – Perjalanan menuju podium kemenangan dalam sebuah ajang pemilihan duta wisata tidak pernah lepas dari perjuangan mental dan tantangan fisik yang berat. Hal tersebut dibuktikan oleh Dellivio Glementino Dumaili yang sukses keluar sebagai Wakil I Ungke Sangihe 2026 setelah melewati proses seleksi dan karantina yang ketat, seperti diungkapkan dalam obrolan Sore Ceria Pro2 RRI Tahuna, Kamis 27 agustus 2026.

Dibalik penampilannya yang memukau di atas panggung, Dellivio mengaku sempat merasa minder dan tidak menyangka bisa meraih posisi tersebut. Sebagai seorang pemuda yang memiliki sifat pemalu, ajang ini menjadi batu loncatan besar baginya untuk keluar dari zona nyaman dan melawan rasa takut berbicara di hadapan banyak orang.

"Jujur, saya tidak menyangka bisa terpilih sebagai Wakil I. Saya malah sempat berpikir tidak akan lolos lima besar karena saya tahu kapasitas diri saya. Ketika akhirnya dinobatkan sebagai Wakil I, tentu saya merasa bangga, tetapi juga gugup karena tanggung jawabnya besar. Sebagai anak muda, kita harus berani melawan rasa takut," ujar Dellivio saat dialog dalam acara siaran Sore Ceria Pro2.

Ujian terberat dirasakannya saat sesi speech competition, di mana ia sempat lupa lirik dan mengalami blank sesaat. Berkat tepuk tangan dan dukungan moral dari penonton serta ketahanan fisik di tengah padatnya jadwal karantina yang melelahkan, ia berhasil mengatasi kepanikan tersebut.

"Dorongan awal untuk mengikuti ajang ini datang dari sang ibu ketika ia baru kembali dari Samarinda untuk merawat ayahnya yang sedang sakit. Meski sempat diragukan oleh teman-teman terdekatnya karena dikenal sebagai pribadi yang introver, dukungan penuh dari keluarga dan panitia official membuatnya bertahan, " kata Dellivio.

Selama masa karantina, Dellivio mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga, mulai dari latihan deep interview, motion challenge yang menuntut kecepatan berpikir, hingga wawasan baru seputar sejarah kebudayaan lokal seperti pemaknaan mendalam mengenai songkok Sangihe dari para sejarawan.

Transformasi terbesar yang ia rasakan pasca penobatan adalah peningkatan rasa percaya diri yang signifikan. Ia berharap kisahnya dapat menginspirasi anak-anak muda Sangihe lainnya untuk tidak pernah ragu mencoba, berani menghadapi tantangan, dan terus menempa diri menjadi pribadi yang lebih baik. (Julfan)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....