Inovasi Unik UMKM Ubah Batang Pisang Jadi Keripik

  • 29 Jul 2026 18:10 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna – Kreativitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali melahirkan produk kuliner yang tidak biasa. Memanfaatkan potensi alam sekitar yang melimpah, sebuah rumah produksi lokal berhasil mengolah batang pohon pisang menjadi camilan renyah berdaya jual tinggi berupa keripik batang pisang.

Inovasi produk kreatif tersebut diulas dalam obrolan program Muda Kreatif Pro2 RRI Tahuna, Rabu (29/7/2026). Dalam dialog interaktif tersebut, hadir sebagai narasumber Veren Mandiangan selaku pemilik Rumah Produksi Vares yang membagikan kisah inspiratif di balik terciptanya camilan unik berbahan dasar batang pisang.

Veren mengungkapkan bahwa ide pembuatan keripik ini berawal dari pengamatannya terhadap pemanfaatan pohon pisang yang selama ini bagian batangnya sering terbuang begitu saja. Padahal, selain kaya akan manfaat kesehatan, batang pisang memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk pangan bernilai ekonomis jika dikelola dengan tepat.

Strategi pemasaran produk ini juga terbilang modern dengan memanfaatkan media sosial, khususnya Facebook dan Tiktok, untuk menjangkau konsumen secara langsung. Melalui sistem kumpul orderan dan pengiriman terjadwal, Rumah Produksi Vares siap mendistribusikan pesanan langsung ke tangan pelanggan di wilayah Manganitu hingga Tahuna.

"Kami sudah ready untuk hari Jumat. Untuk harga jual normalnya Rp15.000 per bungkus, tetapi karena baru pertama kali mau jual, khusus di hari Jumat kami berikan harga promo spesial, yaitu Rp25.000 dapat dua bungkus dan Rp50.000 dapat empat bungkus," ujar Veren Mandiangan dalam obrolan UMKM tersebut.

Selain menawarkan rasa yang garing dan unik, strategi harga promo yang ditawarkan berhasil menarik minat warganet dan pencinta kuliner lokal. Sistem penjualan dengan metode pengantaran (delivery) ini sangat membantu konsumen yang ingin menikmati camilan baru tanpa harus repot keluar rumah di tengah kesibukan harian.

Keberhasilan Veren mengolah limbah batang pisang menjadi produk kuliner bernilai cuan membuktikan bahwa kepekaan melihat peluang lokal mampu menciptakan usaha yang prospektif. Inovasi ini sekaligus menginspirasi generasi muda di wilayah perbatasan untuk terus berkarya dan berani mengembangkan potensi daerah melalui jalur wirausaha. (Julfan)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....