Bambu Batik Kampung Bowongkulu Jadi Potensi Unggulan Daerah Sangihe

  • 07 Mei 2026 10:14 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID,Tahuna -Kerajinan bambu batik di Kampung Bowongkulu Satu Kabupaten Kepulauan Sangihe, menjadi salah satu warisan budaya yang terus dijaga dan dilestarikan secara turun-temurun

Kreativitas warga dalam mengembangkan kerajinan bambu batik mulai memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat.

Kerajinan yang memadukan anyaman bambu dengan motif batik ini kini menjadi salah satu produk unggulan desa. Berbagai hasil karya seperti kursi sofa, tempat tidur, meja, miniatur, dan lain-lain, diminati baik oleh masyarakat lokal maupun luar daerah.

Salah satu pengrajin Kampung Bowongkulu Satu, Sam Masikome mengatakan, keterbatasan modal menjadi salah satu kendala,dalam menggeluti usahanya.

"Kami ingin meningkatkan produksi, tapi terbatas di modal. Untuk beli bahan dan alat juga masih sulit,” kata Masikome.

Selain itu, bahan baku bambu yang juga semakin sulit diperoleh, yang mengharuskan mencari bambu hingga ke wilayah yang cukup jauh dari kampung, sehingga berdampak pada meningkatnya biaya transportasi dan waktu produksi.

Sementara Sekretaris kampung Bowongkulu Satu Rofebri Timbowo menyampaikan untuk meningkatkan usaha dari pengrajin bambu batik pihaknya telah memberikan bantuan melalui pendanaan dana desa untuk menunjang pengembangan usaha dari para pengrajin.

"Kami berharap segala bentuk bantuan yang diberikan dapat dipergunakan dengan baik untuk memajukan usaha-usaha yang ada di kampung Bowongkulu Satu," kata Timbowo.

Dengan demikian pengrajin bambu batik kampung Bowongkulu Satu tidak hanya menjadi produk lokal, tetapi juga mampu menjadi ikon kerajinan khas Kabupaten Kepulauan Sangihe yang dikenal hingga ke tingkat nasional.(OJ)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....