Pergeseran Sistem Berbelanja di Era Digital
- 26 Apr 2026 15:00 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Tokoh masyarakat Sangihe, Nader Baradja mengatakan, di era digitalasi terjadi pergeseran dari transaksi tunai ke non tunai yang berdampak pada masyarakat. Hal ini dikatakannya kepada RRI dalam topik bahasan "Perlindungan Hak Konsumen di Era Digital".
"Masyarakat kita masih banyak yang kurang paham tentang sistem pembayaran saat ini dan ini perlu sosialisasi," katanya.
Menurut Nader Baradja Pemerintah juga perlu melakukan sosialisasi karena dari pengamatannya masih banyak masyarakat yang gagap teknologi. Dari transaksi secara tunai ke transaksi non tunai perlu ada perlindungan konsumen.
"Beberapa waktu lalu di salah satu supermarket ada yang komplain, saat melakukan pembayaran dengan Qris uang bisa raib, nah ini salah satu fonomena yang harus kita perhatikan," katanya.
Sebagai masyarakat yang berumur 55 tahun, Nader Baradja akui, kadang merasa kesulitan berbelanja di sistem yang sekarang ini. "Sangat meyulitkan bagi kami melakukan transaksi yang bukan zamannya kami lagi," katanya.
Ia juga mengatakan perlindungan terhadap konsumen masih rapuh, "Kita bertransaksi di era digital ini bukan face to face tapi hanya melalui smartphone sehingga penipuan-penipuan kepada masyarakat sangat banyak. Ada yang berkedok barang asli tapi ternyata palsu yang membuat kita jadi waswas," ujarnya. (Herlien)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....