Pendidikan Sangihe Didorong Jadi Sarana Pelestarian Budaya Lokal
- 01 Okt 2026 19:36 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Pendidikan di Kabupaten Kepulauan Sangihe didorong tidak hanya berfokus pada pembelajaran, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga dan melestarikan budaya lokal.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Sangihe, Jew Adriaan, mengatakan pelestarian budaya membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari sekolah, orang tua hingga pemerintah daerah.
| Baca juga: Santri TPQ At-Tarbiyah Terima Sertifikat |
“Pendidikan tidak akan berjalan sendiri. Yang paling utama adalah orang tua melalui komite, kemudian pemerintah kampung, kecamatan sampai pemerintah kabupaten,” ujar Jew Adriaan.
Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk membentuk generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan dan cinta tanah air, namun tetap terbuka terhadap perkembangan zaman.
Ia mengatakan, perkembangan teknologi melalui digitalisasi pembelajaran juga perlu dimanfaatkan secara tepat oleh satuan pendidikan.
“Yang paling penting adalah kolaborasi dan komunikasi yang baik antara pemangku kepentingan untuk kepentingan kualitas pendidikan yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” katanya.
Jew Adriaan menambahkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Sangihe saat ini telah membentuk tim untuk memperkuat kurikulum yang memuat nilai-nilai budaya lokal dalam proses pendidikan.(Jumel)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....