Generasi Muda Diharapkan Verifikasi Data sebelum Dishare

  • 30 Sep 2026 20:12 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna – Momo Favorit Sangihe 2026, Regina Sasauw mengajak generasi muda agar memverifikasi data yang diterima sebelum dishare. Informasi dalam bentuk apapun yang diperoleh dipelajari, agar tidak menjerumuskan orang lain dari informasi yang disebarkan.

Menurutnya, sebagian generasi muda saat ini mudah terbawa emosi, terlebih karena tampilan menarik dari informasi tersebut. Padahal sangat penting menerapkan kebiasaan verifikasi data sebelum membagikan informasi kepada publik.

“Jadi kayak, sebagian besar pemuda itu gampang terbawa emosi dengan tampilan yang menarik. Padahal penting buat menerapkan hal-hal seperti cek sumber, periksa tanggal data, jangan langsung dishare atau membagikan informasi yang ada sebelum di cross-check lagi datanya,”ujarnya.

Regina mengakui sebagai anak muda harus terus update informasi terlebih dengan perkembangan media sosial yang menjadi rumah kedua untuk hampir semua orang terlebih generasi muda. Media sosial menjadi wadah yang efektif untuk menyampaikan atau mengkampanyekan pentingnya sadar data di kalangan generasi muda.

Regina mengatakan efektivitas di sosial media sangat besar karena format visual yang singkat menjadikan publik cepat tanggap dengan informasi yang beredar secara online. Sehingga diperlukan kewaspadaan dan kepekaan setiap orang dalam menggunakan algoritma media sosial dalam menyebarkan informasi atau data.

“Efektivitas di sosial media itu sangat besar, sangat tinggi karena formatnya mudah, dalam bentuk singkat dan visual jadi orang-orang cepat tanggap. Tinggal bagaimana dari anak muda menggunakan algoritma media sosial itu buat membantu menyebarkan atau kampanye sadar data. Data atau informasi yang secara masif dan yang emang cepat sasaran ke Gen Z dan milenial,” kata Regina.

Menyikapi hari statistik nasional 2026, ia mengharapkan adanya kolaborasi dengan pemerintah agar dapat menyediakan data terbuka yang valid. Data itu nantinya dapat menunjang kreativitas generasi muda dalam menciptakan solusi digital yang dinilai menjadi kunci utama kemajuan ekosistem data nasional.

"Selain kemampuan analitis dan penguasaan data, kesadaran menjaga privasi serta keamanan informasi juga menjadi perhatian penting agar data tidak disalahgunakan," ucapnya.

Regina berpesan, siapapun yang menguasai dan memahami data bisa memberikan solusi, menjadikan data sebagai pijakan untuk perubahan nyata di kehidupan bermasyarakat. Karena data itu keren jika tahu cara menggunakannya.

“Jadi jangan takut dengan statistik. Kita pelajari, kita olah dan kita ceritakan data dengan cara yang positif. Buat generasi muda harus siap untuk membawa ekosistem data nasional ke arah yang lebih bijak dan berdampak,”kata Regina. (Ac)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....