Masyarakat Pertanyakan Penyaluran MBG di TK Mahena, Ini Jawaban SPPG
- 22 Sep 2026 09:56 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) di TK Mahena, Kabupaten Kepulauan Sangihe, menjadi perhatian setelah makanan tidak diterima pihak sekolah pada Jumat 18 September 2026.
Hal tersebut disampaikan Josep Sinadia melalui program Hallo RRI. Ia mempertanyakan alasan MBG tidak diantar ke sekolah.
Menanggapi hal itu Koordinator SPPG Kabupaten Kepulauan Sangihe, Monisye Lesawengen, S.Tr.Keb, M,Kes turun langsung ke dapur SPPG Bungalawang dan TK Mahena. Dari hasil koordinasi ia menjelaskan tim distribusi telah mengantarkan MBG sesuai SOP ke TK Mahena sekitar pukul 07.46 WITA. Namun, saat tiba di sekolah tidak ditemukan guru atau tenaga pendidik yang dapat menerima MBG.
Menurut Monisye, tim distribusi kemudian mengantarkan MBG terlebih dahulu ke wilayah Mahena. Setelah itu, tim kembali ke TK Mahena, namun sekolah masih belum terdapat guru atau tenaga pendidik. Sehingga MBG itu dibawa lagi oleh tim distribusi mengingat batas konsumsi MBG adalah pukul 09.00 WITA.
“Tim distribusi sudah dua kali datang ke sekolah, tetapi tidak ada guru atau tenaga pendidik. Kami tidak boleh meninggalkan ompreng yang masih berisi makanan tanpa ada guru atau PIC sekolah yang menerima MBG, sekedar informasi juga produksi untuk TK ini Adalah jam 03.00 sampai 05.00 WITA, sehingga batas waktu konsumsi Adalah pukul 09.00 WITA” jelas Monisye.
Sementara itu, Kepala TK Mahena, Delafien Talinaung, S.Pd., mengakui adanya miskomunikasi pada penyaluran MBG hari Jumat. Saat itu, pihak sekolah sedang berada di lapangan bola karena melaksanakan berbagai kegiatan olahraga.
“Karena ketidaktahuan kami, ompreng dari SPPG sudah datang, sementara di sekolah tidak ada yang menjaga. Kami dan anak-anak saat itu berada di lapangan, sehingga kami tidak tahu bahwa ompreng sudah datang ke sekolah,” ujar Delafien.
Ia menyampaikan permohonan maaf kepada pihak SPPG atas kejadian tersebut dan berkomitmen memperbaiki koordinasi ke depan.
“Dari pihak sekolah, kami meminta maaf kepada pihak SPPG atas segala yang terjadi. Ke depannya kami akan lebih tanggap dan memastikan ada yang menjaga di sekolah, sehingga tidak terjadi hal-hal yang merugikan pihak SPPG maupun pihak sekolah,” katanya.
Delafien berharap koordinasi antara pihak sekolah dan SPPG dapat semakin baik sehingga penyaluran MBG bagi peserta didik TK Mahena dapat berjalan sesuai ketentuan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....