Atlet Pencak Silat Angelina Safira Patuwo Raih Medali Perak di Porseni 2026

  • 22 Sep 2026 07:50 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh mahasiswi asal Kabupaten Kepulauan Sangihe di kancah nasional. Angelina Safira Patuwo, mahasiswi Politeknik Nusa Utara (Polnustar), sukses mengharumkan nama almamater setelah berhasil meraih medali perak pada ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Politeknik Seluruh Indonesia ke-XV tahun 2026 di Medan pada bulan Juli 2026 lalu.

Keberhasilan gemilang tersebut dikupas tuntas dalam program obrolan Sore Ceria Pro2 RRI Tahuna, Senin (21/9/2026). Dalam siaran interaktif tersebut, Angel membagikan kisah perjuangannya di bawah kontingen Polnustar yang mengirimkan total 12 atlet, di mana cabang olahraga pencak silat sendiri sukses menyumbangkan dua medali perak dan satu medali perunggu.

Di balik prestasi gemilang di atas podium, tersimpan proses latihan yang sangat keras dan penuh kedisiplinan selama kurang lebih tiga bulan. Porsi latihan intensif yang dibagi dalam tahapan fisik, teknik, hingga penyesuaian tanding harus ia jalani di tengah padatnya jadwal perkuliahan, persiapan ujian, hingga kewajiban magang.

Tidak hanya menguras tenaga, perjuangan tersebut juga menuntut pengorbanan fisik yang luar biasa demi memenuhi syarat kelas tanding. Ia harus berjuang keras menurunkan berat badan hampir 10 kilogram di bawah bimbingan dan pengawasan tim agar bisa bertanding secara optimal di kelas 50–55 kilogram.

"Latihannya cukup berat. Karena waktu persiapan hanya sekitar tiga bulan, latihan dilakukan secara intensif, mulai pagi, siang, sore, bahkan sampai malam. Pada bulan pertama fokus latihan fisik, bulan kedua teknik, dan bulan ketiga penyesuaian menjelang pertandingan," ujar Angelina Safira Patuwo saat berbagi cerita pada obrolan Sore Ceria Pro2 RRI Tahuna.

Meskipun target awal yang dipatok adalah medali emas, raihan medali perak di tengah persaingan ketat dari belasan atlet politeknik se-Indonesia tetap disyukurinya sebagai buah dari kerja keras. Ke depan, ia telah memasang target baru untuk kembali unjuk gigi dan berjuang lolos dalam ajang seleksi Pra-PON mendatang.

Menutup perbincangannya, Angel berpesan kepada seluruh atlet muda agar senantiasa mengandalkan Tuhan, pantang menyerah menghadapi kerasnya proses latihan, serta menjadikan dukungan orang tua dan lingkungan kampus sebagai energi utama untuk menggapai prestasi tertinggi. (Julfan)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....