Dewan Adat Sangihe Respons kekeringan lewat Ritual Adat
- 20 Sep 2026 17:42 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna – Dewan Adat Sangihe menggelar ritual adat Tatahimokoing Sembanua sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi alam yang saat ini dilanda kekeringan dan kebakaran di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Ketua Dewan Adat Sangihe, Lukman Makapuas, mengatakan ritual tersebut merupakan bentuk keterpanggilan hati nurani untuk menyikapi kondisi alam sekaligus memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
Menurut Lukman, ritual adat dilaksanakan sebagai respons atas kondisi kekeringan yang berdampak pada lingkungan serta munculnya sejumlah kebakaran di wilayah Sangihe.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Tatahimokoing Sembanua tidak dimaksudkan sebagai bentuk penyembahan kepada selain Tuhan, melainkan menggunakan bahasa adat yang diwariskan oleh para leluhur.
"Bahasa yang digunakan dalam ritual merupakan bagian dari tradisi masyarakat Sangihe untuk menyampaikan permohonan keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa," tegasnya
Melalui ritual tersebut, Dewan Adat Sangihe juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan menjaga kelestarian alam di tengah kondisi kekeringan.
Sambil berharap, kepedulian bersama dapat terus diperkuat sehingga masyarakat turut mencegah kerusakan lingkungan dan kebakaran yang dapat berdampak pada kehidupan warga.(Dipo)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....