Stok Beras Bulog Sangihe Aman hingga Empat Bulan

  • 17 Sep 2026 06:17 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Perum Bulog Cabang Sangihe memastikan ketersediaan stok beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kepulauan Sangihe saat ini dalam kondisi aman. Stok beras yang tersedia mencapai sekitar 500 ton.

Asisten Manajer Pemasaran Bulog Cabang Sangihe, Wailan Pandeirot, S.P., mengatakan stok tersebut digunakan untuk penyaluran penugasan bantuan pangan dan beras SPHP. Dengan jumlah stok yang tersedia, kebutuhan masyarakat diperkirakan dapat terpenuhi untuk tiga hingga empat bulan ke depan.

“Untuk posisi stok saat ini ada sekitar 500 ton. Itu tentunya untuk penyaluran penugasan bantuan pangan dan penyaluran beras SPAP, cukup untuk kurang lebih tiga sampai empat bulan ke depan,” ujarnya dalam acara Dialog Interaktif di Prosatu RRI Tahuna, (14/9/2026).

Kondisi geografis Kepulauan Sangihe yang terdiri atas sejumlah wilayah kepulauan membutuhkan penanganan khusus dalam proses distribusi bahan pangan.

Ia menjelaskan, penyaluran ke wilayah pulau-pulau kecil perlu dilakukan lebih awal karena membutuhkan waktu tempuh yang lebih panjang. Berbeda dengan wilayah yang dapat dijangkau langsung menggunakan kendaraan darat, distribusi di wilayah kepulauan membutuhkan lebih dari satu moda transportasi.

“Untuk penyalurannya mungkin didahulukan untuk bagian-bagian pulau terkecil, karena memang membutuhkan waktu,” katanya.

Ia menambahkan, distribusi ke sejumlah wilayah dapat dilakukan menggunakan kendaraan darat yang kemudian dilanjutkan dengan transportasi laut, seperti perahu. Kondisi tersebut perlu diantisipasi sejak awal agar penyaluran berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Meski Sangihe termasuk wilayah 3T, Wailan memastikan ketahanan stok beras dalam kondisi aman. Distribusi beras dari pemerintah pusat juga diprioritaskan untuk wilayah perbatasan, termasuk Kepulauan Sangihe.

“Kalau untuk berbicara ketahanan stok, walaupun di daerah 3T, kita tetap aman. Untuk distribusinya dari pusat juga diprioritaskan untuk wilayah-wilayah perbatasan,” ucapnya. (alvrina)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....