BPBD Himbau Warga Waspada Kebakaran dan Pergunakan Air sesuai Kebutuhan

  • 09 Sep 2026 10:40 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna: Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak dan sesuai kebutuhan, menyusul musim kemarau berkepanjangan yang berdampak terhadap menurunnya debit sejumlah sumber air.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Wandu Labesi, mengatakan masyarakat juga diharapkan mencari sumber-sumber air alternatif yang masih tersedia di kampung maupun kelurahan.

Menurutnya, penurunan debit air akibat kemarau panjang membuat masyarakat perlu mengantisipasi kemungkinan berlanjutnya kondisi tersebut dengan menghemat penggunaan air.

"Masyarakat diharapkan mencari sumber air yang baru di kampung-kampung maupun kelurahan yang mungkin masih memiliki sumber air sebagai alternatif," kata Labesi.

Selain persoalan ketersediaan air, BPBD Sangihe juga mengingatkan masyarakat, khususnya petani, agar tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan perkebunan.

Labesi menegaskan aktivitas pembakaran lahan berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan, terlebih kondisi cuaca yang kering dan minim curah hujan.

"Untuk masyarakat petani kiranya tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan saat membuka lahan perkebunan," ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah bersama masyarakat terus melakukan langkah antisipasi terhadap dampak kemarau panjang, terutama dalam penyediaan air bersih serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe juga memperpanjang status tanggap darurat kekeringan dengan mengacu pada rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memperkirakan kondisi kemarau masih akan berlangsung hingga beberapa waktu ke depan.

Perpanjangan status tanggap darurat tersebut dilakukan agar pemerintah daerah memiliki ruang fiskal dalam menangani berbagai dampak yang ditimbulkan akibat kemarau panjang, termasuk pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat. (Anton)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....