Harga Sejumlah Komoditas Pangan Naik di Sangihe
- 01 Sep 2026 12:13 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan di Kabupaten Kepulauan Sangihe dipengaruhi menurunnya hasil panen petani akibat kondisi cuaca yang tidak menentu.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Treenov Pontoh, SH, mengatakan, produksi pangan lokal saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara keseluruhan, terutama untuk komoditas tertentu.
Hal tersebut disampaikan Treenov Pontoh dalam Dialog Interaktif Pro 1 RRI Tahuna, Senin 31 Agustus 2026. Menurutnya, kondisi tersebut membuat pedagang harus membuka akses pasokan dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Hingga akhir Agustus 2026, kenaikan harga masih terjadi karena pasokan dari daerah pemasok di luar Kabupaten Kepulauan Sangihe mulai berkurang. Kondisi tersebut turut dipengaruhi fenomena El Nino sehingga berdampak terhadap aktivitas penjualan sejumlah komoditas pangan," kata Ponto.
Untuk mengetahui perkembangan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok, Disperindag Sangihe melakukan pemantauan setiap hari. Pasar Towo'e menjadi salah satu lokasi yang dijadikan barometer bagi kondisi harga di pasar tradisional Kabupaten Kepulauan Sangihe.
| Baca juga: Harga Cabe dan Sayur Naik Dampak El-Nino |
Pemantauan tersebut dilakukan melalui program Kementerian Perdagangan, Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok atau SPPKP. Petugas dan kontributor pasar secara rutin melaporkan perkembangan harga serta ketersediaan bahan pokok, sehingga pemerintah dapat terus memperbarui data kondisi pasar.
Pontoh menegaskan, pemerintah terus melakukan pengawasan agar tidak terjadi spekulasi maupun kenaikan harga secara sepihak. Pengawasan juga dilakukan untuk mencegah penimbunan barang. Jika ditemukan pelanggaran, Disperindag akan mengambil langkah sesuai standar operasional prosedur, mulai dari pembinaan hingga tindakan tegas.(Azizah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....