Harga Sejumlah Komoditas Pangan di Sangihe Naik akibat Kemarau Panjang
- 01 Sep 2026 08:33 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mengakui adanya kenaikan harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional. Kenaikan paling terasa pada komoditas rempah-rempah, terutama cabai rawit, disusul cabai keriting dan sejumlah jenis sayuran.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Treenov T. Ponto, S.H mengatakan cabai rawit menjadi salah satu komoditas yang mengalami kenaikan harga cukup tinggi. Selain cabai, harga bawang merah dan bawang putih juga mengalami kenaikan, sementara harga tomat relatif masih stabil.
| Baca juga: El Nino Picu Kenaikan Harga Cabai di Sangihe |
Menurut Ponto, fluktuasi harga pangan belakangan ini tidak terlepas dari kondisi cuaca, khususnya fenomena El Niño yang menyebabkan kemarau berkepanjangan.
Kemarau panjang berdampak terhadap produksi pertanian lokal sekaligus pasokan komoditas pangan dari luar daerah. Berkurangnya produksi dan ketersediaan sejumlah komoditas kemudian turut mendorong kenaikan harga di pasar.
“Dampak fenomena El Niño ini juga ikut dirasakan oleh kita di Kabupaten Kepulauan Sangihe dengan kemarau berkepanjangan. Tentunya ini sangat berdampak terhadap ketersediaan pangan, baik pangan lokal maupun pasokan pangan dari luar daerah,” ujar Ponto.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui instansi terkait terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan ketersediaan bahan pangan di sejumlah pasar tradisional.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi kemarau berkepanjangan. (Dipo)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....