Aspirasi Warga Jadi Bahan Evaluasi Pembangunan Sangihe

  • 31 Agt 2026 14:26 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Kritik dan masukan masyarakat menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah dalam memperbaiki pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Sangihe, Gregorius Londo, ST, SE, M.Si., mengatakan setiap aspirasi warga, baik berupa kritik maupun masukan, didengar dan dikaji bersama untuk menentukan langkah penyelesaian.

"Setiap penyampaian aspirasi, apakah itu dalam bentuk kritikan, masukan atau apa pun, itu semua didengar oleh pemerintah. Dan itu kita kaji bersama-sama," ujarnya kepada rri.co.id.

Pemerintah daerah melibatkan dinas teknis terkait untuk membahas persoalan yang disampaikan warga. Pembahasan dilakukan untuk mencari solusi sekaligus menentukan tindak lanjut terhadap aspirasi tersebut.

Ia menilai, kritik dari masyarakat dapat menjadi penanda adanya program yang belum sepenuhnya menyentuh kebutuhan warga. Karena itu, masukan tersebut menjadi bagian dari evaluasi agar pelaksanaan pembangunan dapat lebih tepat sasaran.

Untuk memperkuat Sangihe sebagai wilayah perbatasan, pemerintah daerah mengembangkan tiga koneksi, yakni fisik, digital, dan pasar. Koneksi fisik mencakup penguatan transportasi laut serta pembangunan pelabuhan, termasuk menyampaikan kebutuhan daerah kepada pemerintah pusat sesuai kewenangan.

"Kemudian kita membangun koneksi digital termasuk dengan infrastruktur untuk informasi, termasuk RRI ini. Jadi RRI itu turut berkontribusi yang luar biasa untuk pemerintah daerah," ucapnya.

Sementara koneksi pasar diarahkan untuk membuka akses yang lebih luas bagi berbagai komoditas unggulan Sangihe, seperti perikanan, pertanian, dan perkebunan. Informasi pasar menjadi kebutuhan penting agar potensi ekonomi daerah kepulauan tersebut dapat berkembang dan memiliki jangkauan pemasaran yang lebih luas. (alvrina)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....