Sangihe Memasuki Periode Musim Kemarau yang disertai Fenomena El Nino
- 04 Agt 2026 21:32 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Prakirawan Stasiun Meteorologi Naha, Rilly Jeniawati melaporkan prakiraan cuaca Kabupaten Kepulauan Sangihe yang berlaku Selasa, 4 Agustus hingga Rabu 5 Agustus pukul 05.00 Wita. Dalam laporannya Rilly mengatakan secara umum cuaca pagi hari cerah berawan hingga berawan.
Ia menjelaskasn, siang hingga sore hari cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan dan kondisi ini berpotensi terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Untuk malam hari, cuaca didominasi cerah berawan hingga berawan di seluruh wilayah Sangihe.
"Sementara pada malam hari cuaca didominasi cerah berawan hingga berawan dan dini hari diprakirakan cerah berawan hingga berawan di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe," katanya.
Rilly juga melaporkan suhu udara diprakirakan berkisar antara 24-31 derajat celcius dengan kelembaban udara 55-90%. Secara umum, angin bertiup dari selatan sampai barat daya dengan kecepatan angin sekitar 5-37 km/jam.
Tinggi gelombang laut di perairan Kepulauan Sangihe dilaporkan berada pada kategori sedang, dengan tinggi gelombang laut berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter. Kondisi cuaca wilayah perairan secara umum diprakirakn cerah berawan hingga berawan.
"Angin bertiup dari barat daya sampai barat dengan kecepatan angin berkisar antara 22 hingga 52 km/jam. Dimohon untuk waspada akan resiko tinggi gelombang laut terhadap keselamatan pelayaran," ucapnya.
Ia juga menginformasikan bahwa saat ini wilayah Kepulauan Sangihe tengah memasuki periode musim kemarau yang disertai dengan fenomena El Nino. Kondisi ini dapat memperkuat musim kemarau sehingga cuaca cenderung lebih kering, curah hujan berkurang, dan angin bertiup leibh kencang di beberapa wilayah.
"Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan," ujarnya.
Ia juga menghimbau masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe agar tetap waspada dengan tidak melakukan pembakaran hutan, pembukaan lahan dengan cara membakar, maupun pembakaran sampah secara terbuka.
"Apabila menemukan adanya titik api atau indikasi kebakaran, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani sebelum api meluas," ucapnya. (Herlien)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....