Bupati Michael Thungari Apresiasi Apel Gelar Pasukan Tanggap Bencana El Nino 2026

  • 04 Agt 2026 20:35 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID,Tahuna - Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari mengapresiasi , TNI, Polri, dan unsur terkait, atas penyelenggaraan apel gelar pasukan Tanggap Bencana dampak El Nino 2026, di Polres Kepulauan Sangihe, Selasa 4 Agustus 2026.

Apel tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolri melalui Polda Sulawesi Utara untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak fenomena El Nino di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Selain itu menjadi bentuk komitmen bersama memastikan kesiapan personel, peralatan, serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi ancaman bencana di daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Bupati Michael Thungari dalam sambutannya menyampaikan Kabupaten Kepulauan Sangihe merupakan daerah kepulauan sekaligus wilayah terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan karakter geografis dan geologis unik serta memiliki kerentanan bencana tinggi.

"Topografi wilayah didominasi perbukitan, garis pantai panjang, serta letak geografis pada kawasan Cincin Api Pasifik menjadikan Kabupaten Kepulauan Sangihe memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi,"kata Thungari.

Meski demikian berbagai ancaman bencana dapat terjadi, mulai tanah longsor, banjir bandang, gempa bumi, tsunami, hingga potensi letusan gunung api yang sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan masyarakat Kepulauan Sangihe setempat.

Menurut Thungari, gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang terjadi beberapa waktu terakhir menimbulkan kekhawatiran masyarakat serta memicu potensi gangguan keamanan dan keselamatan di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Fenomena El Nino diperkirakan menyebabkan peningkatan suhu udara, berkurangnya curah hujan, kekeringan, krisis air bersih, meningkatnya risiko kebakaran lahan, serta gangguan kesehatan masyarakat sehingga membutuhkan kewaspadaan bersama.

Bupati mengajak TNI-Polri, BPBD, pemerintah kecamatan, kampung, dan seluruh masyarakat memperkuat koordinasi, meningkatkan deteksi dini, mempercepat informasi, serta memastikan kesiapan sarana penanggulangan bencana.(Jumel)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....