Tekanan Kelompok Jadi Pemicu Remaja Terjerat Narkoba dan Judi Online

  • 30 Jul 2026 22:35 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna – Kalangan pelajar tingkat remaja, mulai dari generasi Z hingga generasi Alpha, dihadapkan pada tantangan sosial yang cukup kompleks di era digital saat ini. Keinginan kuat untuk diakui oleh kelompok sebaya kerap menjadi celah psikologis yang dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk menjerumuskan anak muda ke dalam lingkaran hitam narkoba dan praktik judi online.

Fenomena kerentanan mental remaja tersebut dibahas secara mendalam dalam program Spada Pro2 RRI Tahuna, Kamis (30/7/2026). Mengusung topik "Muda, Keren, Tanpa Beban: Lepas dari Jerat Narkoba & Judi Online", obrolan interaktif ini menghadirkan guru Bimbingan Konseling (BK) SMA Negeri 2 Tahuna, Donna Tamaka, S.Pd.

Dalam dialog tersebut, Donna mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihak sekolah terus memantau ketat aktivitas siswa dan bersyukur bahwa lingkungan SMAN 2 Tahuna masih steril dari kasus penyalahgunaan narkotika maupun judi online. Kendati demikian, ia mengakui bahwa secara psikologis, kelompok remaja memiliki tingkat kerentanan tertentu yang dipicu oleh tekanan lingkungan sosial.

"Tekanan ingin diterima oleh kelompoknya sangat besar bagi remaja. Anak-anak kadang mengikuti sesuatu yang sebenarnya mereka tahu itu salah, hanya karena takut dikucilkan atau tidak dianggap sebagai teman oleh circle pertemanan mereka," ujar Donna Tamaka dalam obrolan tersebut.

Ia menjelaskan, banyak kasus bermula dari rasa penasaran yang didorong oleh keinginan untuk tampil keren di hadapan teman sebaya. Faktor eksternal seperti masalah keluarga, perasaan kesepian, hingga pelarian akibat stres tugas sekolah juga memperbesar risiko anak muda mencari pelarian instan melalui jalan yang salah.

Sebagai seorang pendidik sekaligus orang tua, Donna berpesan kepada seluruh pelajar agar bijak dalam memilih pergaulan serta tidak mudah tunduk pada tekanan kelompok. Menjadi anak muda yang keren tidak diukur dari seberapa banyak mereka mengikuti tren negatif teman, melainkan dari keberanian untuk menjaga integritas dan prinsip hidup yang benar.

"Menjadi muda dan keren adalah memiliki karakter yang kuat, percaya diri, bertanggung jawab, serta mampu berdiri teguh pada nilai-nilai yang benar meskipun harus berbeda dari kelompok. Jangan ukur harga dirimu dari banyaknya teman yang mengajak melakukan hal salah, tetapi ukurlah dari integritas dan dedikasi untuk masa depan," kata Donna menutup obrolan.(Julfan)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....