Terima Revitalisasi, Kepsek Inpres Kalurae Ungkap Syukur

  • 24 Jul 2026 21:26 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Sekolah Dasar menginisiasi program percepatan revitalisasi bagi satuan pendidikan yang terdampak bencana. Program prioritas tahun anggaran 2026 ini bertujuan untuk memulihkan infrastruktur sekolah agar kembali layak, aman, dan nyaman bagi kegiatan belajar mengajar.

Sebagai bagian dari tahapan program tersebut, Direktorat Sekolah Dasar menggelar kegiatan Bimbingan Teknis dan Finalisasi Dokumen Perencanaan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Revitalisasi Sekolah Dasar Tahun 2026 Angkatan 3 Tahap 1. Kegiatan strategis ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai Rabu hingga Sabtu, 22 hingga 25 Juli 2026, bertempat di Claro Hotel Makassar, Sulawesi Selatan.

Undangan resmi yang diterbitkan pada 17 Juli 2026 ini mewajibkan setiap satuan pendidikan yang terpilih untuk mendelegasikan unsur kepemimpinan dan perencanaan.

Dalam rombongan perwakilan tersebut, tercatat 21 kepala sekolah bersama perencana dari Kabupaten Kepulauan Sangihe masing-masing satuan pendidikan hadir langsung di Makassar. Keberangkatan para delegasi dari daerah ini turut didampingi oleh Kasi Putrantro Srijono guna memastikan seluruh proses administrasi dan teknis perencanaan berjalan lancar sesuai regulasi yang ditetapkan pusat.

Kepala Sekolah SD Inpres Kalurae, Hasnayati Pangumpia, menjadi salah satu perwakilan dari Kabupaten Kepulauan Sangihe yang mengikuti kegiatan penting ini. Kepada RRI.CO.ID, ia menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas alokasi bantuan revitalisasi fisik yang diberikan pemerintah pusat bagi sekolahnya di tahun 2026.

"Kami sangat bersyukur atas kesempatan yang diberikan untuk mendapatkan Revitalisasi SD 2026 ini. Harapannya semoga dalam pelaksanaannya nanti selalu diberikan kemudahan dan kelancaran, sehingga keadaan fisik sekolah kami menjadi lebih baik dan anak-anak dapat belajar dengan nyaman," ujar Hasnayati Pangumpia.

Lebih lanjut, ia berharap agar pelaksanaan program revitalisasi ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas sarana prasarana pendidikan semata, tetapi juga membawa manfaat luas bagi masyarakat di sekitar lingkungan sekolah. Dengan fasilitas yang lebih representatif, mutu pendidikan di wilayah perbatasan diharapkan dapat terus meningkat secara signifikan. (Julfan)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....