Dinkes Sangihe Tegaskan HIV Tidak Menular lewat Kontak Sosial
- 01 Jul 2026 14:05 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna – Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe menegaskan bahwa HIV tidak menular melalui kontak sosial sehari-hari seperti berjabat tangan, berpelukan, makan bersama, maupun aktivitas sosial lainnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Dokter Handry Pasandaran, ME, dalam acara Dialog Interaktif di Prosatu RRI Tahuna, (30/6/2026), mengatakan masih tingginya stigma di masyarakat kerap menyebabkan penderita HIV dan keluarganya mengalami pengucilan serta diskriminasi.
“HIV lebih banyak menular melalui hubungan seksual tidak aman, baik heteroseksual maupun homoseksual, terutama pada kelompok berisiko tinggi, serta melalui penggunaan jarum suntik secara bergantian di kalangan pengguna narkotika,”ujarnya.
Selain itu, penularan juga dapat terjadi dari ibu hamil yang terinfeksi kepada bayi yang dikandungnya apabila tidak mendapatkan penanganan medis, serta dalam kasus tertentu melalui transfusi darah, meskipun saat ini sudah sangat jarang terjadi karena ketatnya proses skrining.
Dokter Handry juga menjelaskan bahwa penggunaan alat tidak steril seperti jarum tato, pisau cukur, atau benda yang berpotensi terkontaminasi darah juga dapat menjadi jalur penularan HIV.
“Namun HIV tidak menular melalui jabat tangan, pelukan, makan bersama, atau aktivitas sosial biasa,”ucapnya.
Ia menambahkan, dalam pelayanan kesehatan, penggunaan alat pelindung diri menjadi standar untuk mencegah risiko penularan melalui cairan tubuh yang terkontaminasi.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak menjauhi penderita HIV, melainkan memberikan dukungan sosial agar mereka tetap dapat beraktivitas dan produktif di tengah masyarakat.
“Yang harus dijauhi adalah virusnya, bukan orangnya,” katanya. (Herlien)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....